Berita Bolmong

Bupati Yasti Mengikuti Rakor dengan Kemendagri Terkait Pengembangan Pertashop

Bupati Yasti Mengikuti Rakor dengan Kemendagri Terkait Pengembangan Pertashop Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG- Bupati Bolmong Yasti Soerpedjo mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) melalui video conference (Vidcon) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian terkait, tindak lanjut MoU emendagri dan PT Pertamina tentang dukungan pemerintah dan masyarakat desa dalam peningkatan dan pengembangan program Pertashop.

Dari lobby kantor Bupati Bolmong, Kecamatan Lolak, hadir mengikuti Rakor yakni Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Asisten II Pemkab Bolmong Zainudin Paputungan dan Kepala Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Tony Toligaga.

Se-Indinesia, Rakor ini diikuti 158 peserta Vidcon yang merupakan pimpinan daerah.

Program pertashop di desa dimaksudkan untuk mendukung pemenuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di desa seluruh Indonesia yang belum terjangkau akses SPBU, dengan memanfaatkan aset desa melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) dan mitra swasta yang berbadan usaha berbentuk CV (Commanditaire Venootschap), Koperasi atau Perseroan terbatas.

Berdasarkan data, sebanyak 3.827 kecamatan belum mempunyai akses dengan SPBU dan telah dilakukan verifikasi data desa di kecamatan tersebut yang dapat diakses oleh mobil tangki BBM sebagi salah satu persyaratan operasional Pertashop. dari hasil verifikasi data dimaksud, terdapat 2.376 desa yang memenuhi aspek yang dapat diakses sehingga diprioritaskan untuk dibuka Program Pertashop.

Kepala Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong Tony Toligaga mengatakan, Sebagai tahap awal Crash Program Pertashop maka diluncurkan pembangunan Pertashop di 418 titik yang secara manajerial pengelolaan oleh PT. Pertamina Retail berlangsung selama 3 (tiga) bulan selanjutnya diserahkan ke BUMDES.

“Bolmong termasuk dalam 418 titik tahap awal Crash Program Pertashop di Desa se Indonesia, dengan lokasi yaitu di desa Desa Modomang di Kecamatan Dumoga Timur, Desa Tapadaka Satu di Kecamatan Dumoga Utara dan Desa Lolayan di Desa Lolayan. dengan produk yang tersedia adalah BBM jenis Pertamax, Brigth Gas dan Pelumas yang didatangkan langsung dari Integrated Terminal Bitung,” terangnya

Baca Juga :  DPRD Bolmong Pacu Penyelesaian Ranperda PPMHA

Ujarnya, Program Pertashop diluncurkan dengan tujuan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat desa untuk mendapatkan akses BBM sekaligus memberikan dampak ekonomi dan nilai tambah asset bagi pemerintah desa sebagai rantai nilai (value chain) rangkaian kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mnghasilkan produk atau jasa yang terintegrasi dengan program Pemdes.

Kata Tony, sebelumnya Pemkab Bolmong juga telah meresmikan 3 Pertashop di 3 wilayah di Bolmong.

“Pertashop desa Modomang kecamatan Dumoga Timur telah diresmikan pada tanggal 27 Juli 2020 lalu, Pertashop desa Modomang termasuk jenis Pertashop Platinum karena dibangun di area seluas kisaran 250 m2 dengan kapasitas BBM mencapai 3000 liter. Pertashop ini dikelola oleh PT. Pertamina Retail dimana setelah 3 bulan pengelolaaanya diserahkan ke BUMDES. Sementara harga produk BBM yang dijual di Pertashop Modomang disesuaikan dengan harga yang dijual di SPBU terdekat. dengan produk yang tersedia adalah BBM jenis Pertamax, Brigth Gas dan Pelumas yang didatangkan langsung dari Integrated Terminal Bitung,” jelas Toligaga.

Sedangkan lanjut Toligaga, untuk Pertashop Desa Tapadaka Satu Kecamatan Dumoga Utara juga telah diresmikan tanggal 31 Juli 2020 lalu.

“Selain itu, Pertashop Desa Lolayan Kecamatan Lolayan sebagaimana perencaanaan dari PT. Pertamina SAM Retail Sulut-GO akan berpperasi pekan ini atau minggu kedua bulan September 2020,” imbuhnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Bolmong, Yanny Ronny Tuuk saat meresmikan Pertashop di desa Modomang mengungkapkan, hadirnya pertashop di 3 wilayah di Bolmong bisa mendukung atau mendongkrak perekonomian Bolmong melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

“Lain dari itu, adanya petashop juga memberikan keyakinan konsumen akan takaran maupun kualitas BBM,” ucap Yanny, 27 Juni lalu.

Baca Juga :  Realisasi Proyek Fisik di Dinas PU Capai 60 Persen

Yanny pun berharap, hadirnya Pertashop tersebut bisa meningkatkan pelayanan atas kebutuhan BBM masyarakat, serta bisa meningkatkan ekonomi lokal. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top