Berita Bolmong

Salurkan Bantuan Sembako Tahap Tiga, Yasti: Rakyat Saya Tak Boleh Kelaparan

Salurkan Bantuan Sembako Tahap Tiga, Yasti: Rakyat Saya Tak Boleh Kelaparan Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG- Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow tak henti keliling wilayahnya untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Penyaluran bantuan sudah tahap tiga. Ada paket sembako, benih padi, jagung, dan pupuk.

Jumat (10/7/2020), di Kecamatan Lolayan dan Kecamatan Passi Barat. Bupati didampingi jajarannya.

Kabupaten Bolmong ternyata satu-satunya daerah di Indonesia yang memberikan bantuan terbesar, baik dari ketahanan pangan maupun bantuan sosial selama pandemi Covid-19 ini.

“Bisa di cek langsung, penerima beras saja ada 8.370 KK dan menerima beras premium 36 kilogram per KK. Jika dibandingkan dengan daerah lain hanya 5 kilogram atau paling tinggi 10 kilogram. Dan kita memberikan ini sampai Desember 2020,” jelas Yasti.

Tak hanya itu terang Yasti, BST dan BLT Dana Desa (Dandes) pun awalnya hanya diperuntukan untuk 3 bulan lamanya, tapi itu berubah saat dirinya mengikuti video conference dengan Menteri Sosial dan Menteri Desa.

“Dan akhirnya BST dan BLT Dandes yang tadinya hanya 3 bulan, akhirnya diperpanjang menjadi 9 bulan ke depan. Hanya saja pada 3 bulan pertama masyarakat menerima Rp600 ribu per KK, dan selanjutnya hingga sampai Desember tinggal menerima Rp300 ribu per KK,” katanya.

Yasti mengungkapkan, Pemkab Bolmong tak hanya memberikan bantuan paket sembako full kepada masyarakat, melainkan ada juga bantuan benih padi, jagung dan pupuk kepada para setiap kelompok tani (Poktan).

“Itu yang paling luar biasa yakni bantuan benih pertanian dimana setiap petani mendapatkan 150 kilogram pupuk urea, MPK Plus sebanyak 125 kilogram, pupuk cair 6,5 liter itu diperuntukan kepada 4.236 petani. Selain itu ada juga bantuan bibit jagung Bisi 18, dan pupuk cair 2 sampai 3 liter,” kata Yasti.

Baca Juga :  Erick Thohir Ungkap Penyebab Maraknya Korupsi di BUMN

Sementara untuk kelompok wanita tani di setiap desa, Pemkab Bolmong juga memberikan bantuan berupa benih sayur mayur lengkap dengan pupuk.

“Tak ada Pemerintah Daerah lainnya di Indonesia yang memberikan bantuan luar biasa seperti ini. Alasan dari bantuan ini agar supaya rakyat kita tidak kelaparan,” ucap dia.

Lanjutnya, konsekuensi dari berbagai bantuan ini yaitu infrastruktur tak lagi berjalan di tahun 2020 karena semua dana direfocusing untuk tanggap darurat Covid-19.

“Tak apa infrastruktur tak berjalan, yang penting di pandemi Covid-19 ini rakyat saya tidak lapar, itu saja,” tandas Yasti. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top