Tim Penilai Adiwiyata Bolmong Temukan Sampah Berserakan di Halaman Sekolah
Berita Bolmong

Tim Penilai Adiwiyata Bolmong Temukan Sampah Berserakan di Halaman Sekolah

Tim Penilai Adiwiyata Bolmong Temukan Sampah Berserakan di Halaman Sekolah Berita Bolmong
Sampah plastik berserakan di halaman sekolah ditemukan tim penilai Adiwiyata Bolmong.
Kroniktotabuan.com

BOLMONG–  Tim penilai program Adiwiyata Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) Bolmong, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta dari unsur media melakukan verifikasi terhadap 16 sekolah, Jumat (2/7/2019)

Dari hasil verifikasi, 9 sekolah dianggap layak oleh tim untuk masuk penilaian. Namun 9 sekolah bukan tanpa masalah. Rata-rata tidak memiliki bak sampah bahkan terkesan sampah yang ada di masing-masing sekolah dibiarkan berserakan di halaman.

“Rata-rata sekoah tidak memiliki bak sampah baik itu sampah kering,  basah maupun plastik. Sampah tersebut hanya ditumpuk satu tempat tanpa ada pemilahan. Bahkan,  jika melihat kondisinya sampah itu dibakar,” ujar Fahmi Damogalad, salah satu anggota tim penilai saat melakukan verifikasi di salah satu sekolah yang berada di Kecamatan Dumoga.

Tim Penilai Adiwiyata Bolmong Temukan Sampah Berserakan di Halaman Sekolah Berita Bolmong

Diamenyarankan pihak sekolah membuat bak sampah agar teratur, serta sampah yang masih layak digunakan bisa didaur ulang.

“Itu merupakan salah satu catatan dari kami. Sebaiknya buat bak sampah,” katanya menyarankan.

Kepala DLH Bolmong, Abdul Latif, menjelaskan bahwa Adiwiyata merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup yang tujuannya untuk mendorong warga sekolah dalam pelestarian lingkungan.

“Ini merupakan program untuk mewujudkan sekolah yang peduli terhadap lingkungan,” kata Latief.

Program Adiwiyata berfungsi untuk mengajak pelajar terlibat aktif dalam aktivitas persekolahan menuju lingkungan yang sehat untuk menghindari lingkungan yang negatif.

“Tentunya penilaian dilihat dari kesuksesan menciptakan sekolah sebagai tempat yang baik dan ideal untuk memperoleh segala ilmu pengetahuan, etika, dan ramah anak,” katanya. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top