Kroniktotabuan.com
Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu Melgi Pahibe saat mendatangi dan mengamankan WNA asal Bangladesh di salah satu rumah di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu saat mengamankan WNA asal Bangladesh di salah satu rumah di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat.

BOLTIM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diminta untuk segera menertibkan Warga Negara Asing (WNA) asal Cina yang mulai marak berkeliaran di wilayah Boltim.

Para WNA tersebut adalah pengusaha yang melirik sejumlah wilayah pertambangan emas di Kecamatan Modayag dan Kotabunan.

“Beberapa kali para WNA ini sering terlihat di Desa Lanut dan Kotabunan, mereka melakukan survei lokasi tambang. Kami curiga mereka sudah mulai beraktifitas,” ujar Eko warga Tutuyan, Selasa (14/3).

Tokoh pemuda Boltim, Hendra Dampolii meminta kepada instansi terkait untuk secepatnya mendeteksi keberadaan WNA asa Cina tersebut.

“Jika benar para warga Cina ini sudah mulai masuk di wilayah Boltim, maka Pemkab harus memeriksa kelengkapan dokumen mereka.  Jangan sampai kebobolan lagi seperti beberapa waktu lalu,” kata Hendra.

Hendra mengatakan, wilayah Boltim mulai menjadi sasaran para pengusaha tambang emas dari negara asing. Jika dibiarkan tanpa pengawasan, dikhawatirkan berdampak negatif bagi daerah.

“Pemkab harus tegas. Kalau tidak ada izin lengkap harus kita usir dari daerah ini,” katanya.

Kepala Kesbangpol Boltim, Jemmi Golonda melalui Kepala Bidang Kewaspadaan Carda Magas, membenarkan keberadaan WNA asal Cina di Kabupaten Boltim.

“Kita mendapat info dari masyarakat tentang keberadaan warga Cina di Kotabunan, namun kita belum mengetahui persis apa tujuan mereka.  Kami sudah laporkan ke pimpinan,” ujar Carda. (pgs).

To Top