----
Daerah

Ketua DPD dan Mendes PDTT Buka Seminar Dana Desa di Kotamobagu

Daerah Kotamobagu Nasional  Seminar OSO Oesman Sapta Odang Kotamobagu Eko Putro Sandjojo
Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang didampingi Mendes dan PDTT Eko Putro Sandjojo menyerahkan cinderamata kepada Pjs Walikota Kotamobagu Muhammad Mokoginta

KOTAMOBAGU– Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Oesman Sapta Odang, membuka seminar regional dengan tema Implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Untuk Kedaulatan Desa, di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Kamis (12/4/2018).

Oesman Sapta menjelaskan bahwa saat ini, Pemerintah Indonesia telah menetapkan UU Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa, dimana UU mengatur bahwa seluruh program pemerintah yang masuk ke desa termasuk program pemberdayaan masyarakat, dialihkan menjadi dana desa yang akan dikelola secara mandiri oleh pemerintah dan masyarakat desa.

“UU harus diterapkan memakai rasa untuk pengentasan kemiskinan,” ujar Oesman saat membuka seminar ini.

Lanjut Oesman, Pemerintah Pusat secara bertahap telah mengalokasikan dana desa kepada seluruh desa di Indonesia yang jumlahnya mencapai hampir 75.000 desa.

“Pada tahun 2017 total alokasi dana desa telah mencapai Rp60 triliun yang mengalami kenaikan sebesar 28% dari tahun 2016 sebesar Rp49,98 triliun,” ungkapnya.

Dia juga menyambut baik program Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang mengusulkan pembangunan sub penyalur BBM dilakukan dengan menggunakan dana desa.

“Karena ada minyak subsidi yang sampai ke rakyat harganya mahal, maka wajib hukumnya pompa-pompa bensin penyalurannya melalui pompa-pompa desa,” ujar Oesman.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan  Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa dana desa yang digelontorkan Rp20,67 triliun di tahun 2015 terserap 82 %. Di tahun 2016, anggarannya dinaikkan dua kali menjadi Rp46,98 triliun terserap 97,65%,  dan di tahun 2017 dengan dana Rp60 triliun penyerapannya sebesar 98,41%.

“Kita diminta melakukan pendampingan agar lebih baik, sehingga tahun 2016 penyerapannya naik jadi 97 persen, dan kini Pak Presiden sedang mencanangkan padat karya tunai,” terang Eko.

Setelah membuka seminar, Oesman Sapta Odang dan Eko Putro Sandjojo mengunjungi Desa Bilalang 1, Kecamatan Kotamobagu Utara,  sebagai salah satu desa yang sukses mengelola dana desa dan telah melakukan padat karya tunai.

Pjs Walikota Kotamobagu, Muhammad Mokoginta bersama seluruh kepala SKPD, lurah dan sangadi menjadi peserta seminar ini. (rza)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top