----
Iklan Panitia Pengawas Pemilihan Umum kota Kotamobagu
Berita Terkini / News / Politik / Hasil Poling, TBNK Jauh Ungguli JaDi-Jo
Politik

Hasil Poling, TBNK Jauh Ungguli JaDi-Jo

Hasil Poling, TBNK Jauh Ungguli JaDi-Jo Politik
Poling Pilkada Kotamobagu di Strawpoll.com

KOTAMOBAGU– Selain survei dari lembaga resmi, masyarakat juga antusias mencari tahu perkembangan terbaru soal Pilkada Kotamobagu di media sosial (Medsos).

Facebook adalah sarana medsos paling banyak digunakan. Itu karena jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg ini paling populer di semua tingkatan masyarakat di Kotamobagu.

Soal Pilkada Kotamobagu, baru-baru di group Menuju Kursi Panas Pilwako Kotamobagu, admin group membuat poling kepada anggota group. Di situ ditanyakan siapakah calon walikota dan wakil walikota yang pas dan mantap memimpin Kotamobagu?

Hasilnya, hingga Senin (14/5/2018), pasangan Tatong Bara- Nayodo Koerniawan (TBNK) unggul jauh dari pesaingnya Jainuddin Damopolii- Suharjo Makalalag (JaDi-Jo).

Data yang ada di poling itu, vote untuk TBNK sebanyak  1.800 lebih dan JaDi-Jo hanya dipilih 521 anggota group.

Hasil Poling, TBNK Jauh Ungguli JaDi-Jo Politik

Hasil poling di group facebook.

Selain di group tersebut, netizen juga membuat poling melalui aplikasi Strawpoll.com dengan pertanyaan, Siapa Walikota dan Wakil Walikota Pilihanmu?

Di sini TBNK unggul jauh dari JaDi-Jo dalam perolehan dukungan. 30.217 voters memilih TBNK atau 61,13% dan voters yang memilih JaDi-Jo hanya mendapat 8.029 atau 16,24%. Sedangkan yang memilih tidak memberikan pilihan sebanyak 11.187 atau 22,63%. Jumlah voters mencapai 49.433 (100%).

Hasil Poling, TBNK Jauh Ungguli JaDi-Jo Politik

Hasil poling di Strawpoll.com

Tingginya dukungan pengguna medsos untuk TBNK diyakini oleh pendukung pasangan ini modal besar menyambut Pilkada 27 Juni mendatang.

“Kami berkeyakinan hasil poling di media sosial dan saat pemilihan nanti tidak akan beda jauh. Ini sudah gambaran bahwa pemilih di Kotamobagu lebih suka TBNK dibanding yang lain,” ungkap Winto Manoppo, pendukung TBNK.

Sementara itu, pendukung JaDi-Jo memiliki pendapat lain bahwa hasil di medsos pasti akan berbeda dengan hasil di tempat pemungutan suara (TPS) nanti.

“Apalagi di medsos itu kan kita tahu bersama banyak akun palsu. Atau satu orang memegang 5- 10 akun. Jadi tidak fair kalau hasil poling di medsos jadi acuan,” kata Arman, pendukung JaDi-Jo. (zha)

To Top