>
.
Advertorial

Bupati Yasti Maknai Ramadan Sebagai Bulan Berbagi

Bupati Yasti Maknai Ramadan Sebagai Bulan Berbagi Advertorial
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow berbagi berkah dengan anak yatim di Desa Langagon.
Kroniktotabuan.com

Momentum Ramadan setiap tahun dimaknai Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, sebagai bulan berbagi bagi sesama umat Muslim. Hal itu yang dilakukan Yasti sejak Ramadan tahun ini dimulai.

Bersama jajarannya, Yasti melakukan safari Ramadan sejak tiga hari terakhir. Dimulai dengan buka puasa bersama masyarakat Desa Langagon, Kecamatan Bolaang, Sabtu (19/5/2018).

Bupati Yasti Maknai Ramadan Sebagai Bulan Berbagi Advertorial

Di desa ini, Bupati Yasti mengajak serta jajaran PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) untuk menyantuni anak yatim dan warga kurang mampu. Setelah dari Langagon, Yasti dan rombongan melanjutkan ke Desa Lolan dan Nonapan dengan agenda yang sama pada Minggu (20/5/2018).

Di dua desa ini, selain menyampaikan program pemerintah dan silaturahmi bersama warga, Yasti juga berbagi berkah. Dia menyantuni anak yatim dan warga kurang mampu.

Bupati Yasti Maknai Ramadan Sebagai Bulan Berbagi Advertorial

Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow memberi sambutan di safari Ramadan di Desa Nonapan.

Terus berlanjut, Selasa (22/5/2018), Yasti didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang melakukan safari Ramadan di Desa Insil, Kecamatan Passi Timur. Safari Ramadan di sini berkesan karena bertepatan dengan satu tahun kemepimpin Yasti sebagai Bupati Bolmong.

Bupati Yasti Maknai Ramadan Sebagai Bulan Berbagi Advertorial

Bupati menggelar safari Ramadan di Insil.

“Saya memang menjadwalkan safari Ramadhan bertepatan HUT kepemimpinan yang pertama di Desa Insil. Ini istimewa, saya berharap bisa punya kebun di sini. Mudah –  mudahan pelaksanaan safari Ramadan akan menambah berkah untuk Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan,  serta Pemerintah Desa dan warga Insil,” ungkap Yasti.

Dalam kegiatan ini, seperti di tempat- tempat sebelumnya, Yasti juga berbagi berkah dengan anak yatim dan warga kurang mampu di Desa Insil. (adv)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top