Advertorial

Kabupaten Boltim Sukses Raih WTP Enam Kali 

Kabupaten Boltim Sukses Raih WTP Enam Kali  Advertorial Berita Boltim Sulut
Kroniktotabuan.com

BOLTIM – Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, terima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (27/5/2019).

Capaian WTP ini adalah yang ke enam kalinya sejak dipimpin Bupati Sehan Salim Landjar.

Penghargaan opini WTP yang diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Boltim 2018.

Kabupaten Boltim Sukses Raih WTP Enam Kali  Advertorial Berita Boltim Sulut

“Ini kewajiban setiap daerah untuk melaporkan pengelolaan keuangan baik pendapatan maupun belanja daerah,” ujar Sehan Landjar.

Sehan panggilan akrabnya Eyang mengenakan peci berwarna putih. Dengan seragam keki menerima penghargaan WTP dari Kepala BPK RI Perwakilan Sulut, Tangga Muliaman Purba.

Ketua DPRD Boltim, Marsaole Mamonto ikut mendampingi Bupati Sehan Landjar menerima penghargaan WTP ke enam.

Kabupaten Boltim Sukses Raih WTP Enam Kali  Advertorial Berita Boltim Sulut

Kata dia, penghargaan ini merupakan kerja keras dari seluruh masyarakat dan pemerintah daerah di bawah komando Sekretaris Daerah Boltim, Muhammad Assagaf.

WTP ke enam merupakan pencapaian dan kerja keras. Awalnya 2010 Boltim, meraih WDP selama dua tahun berturut. Kini bisa raih WTP.

Kepala BPK RI Perwakilan Sulut, Tangga Muliaman Purba mengatakan, dari 15 Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara yang diperiksa, hanya satu daerah tidak diberikan tanggapan yakni Kabupaten Bolaang Mongondow.

Kata dia, 14 kabupaten kota meraih WTP. Tahun ini lebih baik dibandingkan lalu, Sebab ada WDP, sekarang WTP.

Kabupaten Boltim Sukses Raih WTP Enam Kali  Advertorial Berita Boltim Sulut

“Ini menjadi catatan, sebab masih ada satu daerah yang belum diberikan opini WTP,” ujar Tangga Muliaman Purba.

Daerah peraih WTP ke depan bisa 100 persen. Sebab tanpa WTP gelap daerah itu gelap. Karena WTP terang benerang. Artinya pintu gerbang menuju kemakmuran rakyat.

Ia menambahkan, ada tiga unsur yang paling penting dalam pengelolaan keuangan yakni transparansi, bertangung jawab dan gunakan sebesar-besarnya untuk kesejakteraan rakyat. (advertorial)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top