Berita Bolmong

Angin Selatan, BPBD Bolmong Antisipasi Karhutla

Angin Selatan, BPBD Bolmong Antisipasi Karhutla Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) jadi ancaman di Bolmong terutama di kawasan Pantai Utara (Pantura). Cuaca panas serta angin selatan perlu diantisipasi.

Pemerhati lingkungan Erwin Makalunsenge mengatakan, langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan harus menjadi perhatian serius dari Pemkab Bolmong pada musim kemarau seperti saat ini. Kolaborasi lintas sektor terkait pencegahannya pun harus dilakukan.

“Identifikasi hutan dan lahan yang dianggap rawan kebakaran juga harus dilakukan dan datanya juga harus ada di instansi terkait. Sehingga titik dianggap rawan ini bisa menjadi fokus pengawasan.  Jangan nanti sudah terjadi kebakaran baru bergerak, apalagi hanya menerima informasi dari masyarakat. Itu yang paling utama dilakukan, “kata Erwin, Rabu (14/8/2019).

Dia mengatakan, jika terindikasi adanya unsur kesengajaan yang dilakukan oknum, sehingga terjadi kekabaran hutan dan lahan,  maka wajib ada upaya hukum sebagai efek jerah bagi pelaku pembakaran itu.

”Sebagaimana diatur dalam Pasal 69 Ayat 1 Huruf h Jo. Pasal 108 UU No 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun, denda Rp3 miliar dan paling banyak Rp10 miliar, “ ungkapnya.

Kepala BPBD Bolmong Haris Dilapanga mengatakan, pihaknuya tidak tinggal diam tekait masalah itu.

Menurut laporan Pusdalops BPBD, sejak sepekan terakhir wilayah pesisir utara Bolmong terus dilanda angin kencang dari dampak siklon tropis di bagian timur perairan Filipina. Sementara dampak kebakaran yang terjadi di Desa Poigar III mengakibatkan 2 Unit rumah papan hangus terbakar rata dengan tanah.

“Untuk melakukan penanganan kebakaran tersebut, kami berkoordinasi dengan Pol PP dan Damkar Bolmong dalam upaya pemadaman agar tidak meluas,” ungkapnya.

Tambahnya, dengan kondisi angin kencang yang masih melanda wilayah pesisir pantura dampak Siklon Tropis di Perairan Timur Filipina dikhawatirkan akan memicu titik hotspot baru.

“Kesadaran masyarakat akan Bahaya membakar Lahan menjadi fokus mitigasi.
Selain pemadaman titik api, Personil TRC BPBD Bolmong juga melakukan penanganan Pohon Tumbang di Jalan Trans Sulawesi, dengan peralatan PB berupa Chain Saw ‘Sinso” yang sudah di siapkan, sehingga pohon tumbang yg sempat menghalangi jalan cepat terkondisikan, “ katanya. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top