Berita Bolmong

Antisipasi Penularan Virus Korona, Pagelaran Ogoh-ogoh di Bolmong Dibatalkan

Antisipasi Penularan Virus Korona, Pagelaran Ogoh-ogoh di Bolmong Dibatalkan Berita Bolmong
Pagelar Ogoh-ogoh di Dumoga Utara 2019 lalu. (dok)
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Untuk mematuhi instruksi pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus Korona atau Covid-19 dengan menerapkan social distancing serta phisical distancing, umat Hindu di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) membatalkan prosesi pawai Ogoh-Ogoh.

“Umat legowo pawai ogoh-ogoh ditiadakan,” kata Ketut Kolak, pemuka agama Hindu Bolmong.

Ia mengakui umat telah membuat ogoh-ogoh sejak tiga bulan lalu. Pembuatan dilakukan per kelompok dengan memanfaatkan bahan seperti koran bekas dan lainnya.

“Namun melihat kondisi terkini bangsa dimana virus Korona terus berkembang, semua menerima keputusan untuk membatalkan pawai ogoh-ogoh,” kata dia.

Menurutnya, catur guru menjadi landasan filosofis bagi umat untuk taat pada imbauan pemerintah.

“Salah satu catur guru adalah taat pada pemerintah,” katanya.

Saat ini pawai ogoh-ogoh akan diganti doa umat di rumah masing masing. Acara melasti beberapa hari sebelum Nyepi, tidak dilakukan secara massal.

“Hanya pendeta dan pengiringnya yang mengambil air suci, kemudian dibawa ke pura, dan dari pura disalurkan ke umat,” tambahnya

Prosesi ‘pesiar’ antar warga usai Nyepi juga ditiadakan. Dalam Nyepi, kata dia, umat Hindu akan mendoakan keselamatan bangsa dari virus Korona.

Perlu diketahui, kegiatan ogoh-ogoh di Mopuya Bolmong selalu ramai. Setiap tahunnya ada ratusan ogoh-ogoh yang diarak. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top