Berita Bolmong

Bupati Yasti Geram, Anggap Balai Sungai Sulut Pilih Kasih dalam Normalisasi Sungai

Bupati Yasti Geram, Anggap Balai Sungai Sulut Pilih Kasih dalam Normalisasi Sungai Berita Bolmong
Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw meninjau sungai penyebab banjir bandang di Desa Domisil.
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow geram dengan sikap Balai Sungai Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Balai Sungai Sulut tak kunjung mengirimkan alat besar untuk normalisasi sungai di Desa Domisil dan Pangi, Kecamatan Sangtombolang, yang dilanda banjir bandang 4 Maret lalu.

Padahal sejak saat itu Yasti sudah meminta agar Balai Sungai Sulut mengirim alat berat dan melakukan normalisasi sungai yang meluap dan menyebabkan banjir bandang.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Desa Domisil, Satu Anak Tewas dan Satu Lagi Hilang

Yasti menilai Balai Sungai Sulut pilih kasih dalam melakukan normalisasi sungai di daerah yang kena bencana banjir.

“Ini kan bencananya sama, bahkan Desa Domisil dan Pangi sangat besar karena banjir bandang. Harusnya Balai Sungai jangan pilih kasih dong,” kata Yasti, Sabtu (7/3/2020) di sela mendampingi Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang meninjau Desa Domisil dan Pangi.

Baca Juga: Selain Korban Jiwa, Rp1,2 Miliar Kerugian Akibat Banjir Bandang di Desa Domisil. Ini Rinciannya!

Mimin Binol, salah satu warga Desa domisil menyebut Balai Sungai gagal paham soal tupoksinya.

“Kalau bicara sungai itu kan sudah tupoksinya balai sungai. Kalau kepala Balai Sungai bicara hanya fokus di Bolmut, berarti kita yang di Desa Domisil tak penting. Pantas saja sejak hari pertama tak ada alat berat yang datang,” ujar Mimin.

Terpisah, Anggota DPRD Bolmong dari Fraksi PDI Perjuangan, Ramono meminta agar Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengevaluasi kinerja dari Balai Sungai Sulut.

“Bencana seperti ini harusnya jangan pilih kasih, harus ada pemerataan. Kami selaku pembawa suara rakyat Bolmong meminta kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey agar kepala Balai Sungai Provinsi Sulut di copot dari jabatanya,” ujar Ramono.

Sementara itu Kepala Balai Sungai I Provinsi Sulut, Muhamad Silahudin,  saat ditemui sejumlah awak media mengatakan bahwa terkait normalisasi sungai, pihaknya hanya diitugaskan di Kabupaten Bolmut.

“Semua alat terbatas, sudah dibagi titik-titiknya. Saat ini kita diplot di Desa Sangkub. Fokusnya kita di Bolmut. Untuk Bolmong sendiri ada Balai Jalan bukan kita,” katanya singkat. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top