Berita Bolmong

Demo Tolak Perusahaan Sawit, Ratusan Mahasiswa Duduki Kantor Bupati Bolmong

Demo Tolak Perusahaan Sawit, Ratusan Mahasiswa Duduki Kantor Bupati Bolmong Berita Bolmong
Mahasiswa saat berorasi di halaman kantor Bupati Bolmong.
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bolaang Mongondow Raya (Ambor), Kamis (22/11/2018), melakukan demo di kantor Bupati Bolmong, Kecamatan Lolak.

Aksi mahasiswa ini menuntut Pemkab Bolmong mencabut izin yang diberikan kepada perusahaan sawit di Kecamatan Lolak.

Massa diterima Asisten I Pemkab Bolmong, Derrek B Panambunan, dan dijaga aparat keamanan dipimpin langsung Kapolsek Lolak AKP Romel Pontoh.

Ade Saputra selaku perwakilan mahasiswa mengatakan, ada beberapa bentuk penolakan dari mahasiswa mengenai perusahaan PT. ASI yang diketahui akan beroperasi di lahan Hak Guna Usaha (HGU) Kecamatan Lolak.

“Kami sangat menolak karena ditinjau dari lokasi perkebunan sawit itu masih terdapat ribuan pohon kelapa yang masih produktif, dan masih banyak akibatnya, termasuk kerusakan unsur hara dan air,” katanya.

Ia menambahkan, sekarang sedang berlangsung penebangan banyak pohon kelapa di lokasi tersebut. Parahnya, banyak tanaman masyarakat sekitar yang rusak akibat dibuatkannya jalan masuk mobil perusahaan, dan kegiatan itu dikawal langsung oleh pihak kepolisian.

“Kasihan masyarakat, tanaman jagung dan padi semuanya rusak, masyarakat mau berbuat apa? Mau ditegur tapi tidak dikasih masuk,” ucapnya kesal.

Untuk itu, ia juga berpesan sebelum lebih banyak lagi dampak negatif yang dihasilkan, maka ia berharap Pemkab Bolmonh segera mengeluarkan pencabutan izin PT ASI di Bolmong.

“Selama izin investasi tidak dicabut, kami mahasiswa tidak pernah akan berhenti untuk menyuarakan aspirasi,” pungkasnya.

Asisten I Pemkab Bolmong, Derek Panambunan di hadapan mahasiswa menyampaikan, sangat mengapresiasi dengan adanya aksi tersebut.

Mahasiswa, kata Derek, meski menimba ilmu di luar daerah tetapi masih dapat menyempatkan waktu untuk turut andil dalam mendukung pembangunan daerah khususnya Bolmong.

“Kita sangat mengapresiasi dan untuk perihal aksi ini, nantinya kita akan membuat ruang kajian agar mahasiswa bisa langsung menyampaikan keluh kesahnya kepada pihak perusahaan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga ia berpesan kepada mahasiswa agar tetap menjadi kader bangsa yang selalu setia mengawal kemajuan daerah.

Hingga mahasiswa membubarkan diri siang tadi, tidak ada keputusan apapun yang dihasilkan atas tuntutan yang disuarakan mahasiswa. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top