Berita Bolmong

Gagal Panen Ancam Petani di 7 Kecamatan, Pemkab Bolmong Lakukan Ini

Gagal Panen Ancam Petani di 7 Kecamatan, Pemkab Bolmong Lakukan Ini Berita Bolmong
Kekringan terjadi di sejumlah wilayah di Bolmong. (dok)
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Kemarau panjang yang kini melanda Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) membuat petani terancam gagal panen.

Bahkan Dinas Pertanian sudah memprediksi gagal panen bisa terjadi kepada petani di 7 kecamatan.

“Kecamatan Bolaang, Bolaang Timur, Lolak, Sang Tombolang, Poigar, Dumoga, dan Passi Barat. Petani di 7 kecamatan itu terancam dengan kemarau panjang ini,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Remon Ratu, Senin (9/9/2019).

Namun dari 7 kecamatan itu, ada 3 kecamatan juga yang lebih menjadi prioritas karena ancaman kekeringan sangat mungkin terjadi di sini.

“Kecamatan Bolaang, Bolaang Timur, dan Kecamatan Lolak. Dibanding 4 kecamatan lain, 3 kecamatan ini paling parah kalau kemarau masih lebih lama lagi,” katanya

Upaya Pemkab Bolmong, kata Remon, adalah menyiapkan pompa air untuk membantu petani agar kebutuhan air di sawah bisa terpenuhi.

“Saat ini mulai didistribusikan. Namun pompa tersebut baru digunakan di beberapa persawahan yang ada air di sekitar,” pungkasnya.

Diketahui, Pemkab Bolmong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baru-baru ini menggelar rapat koordinasi penanganan bencana kebekaran lahan dan hutan (Karhutla), bencana kekeringan, dan dampak angin kencang.

Dari rapat koordinasi itu ditetapkan bahwa mulai 2 September hingga 16 Oktober 2019 Kabupaten Bolmong ditetapkan statusnya menjadi siaga kekeringan, karhutla dan angin kencang. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top