Gaji 14 ASN Bolmong Dibayarkan Berita Bolmong Berita Daerah
Kroniktotabuan.com
Gaji 14 ASN Bolmong Dibayarkan Berita Bolmong Berita Daerah

Foto pelayanan pembayaran di bagian keuangan

BOLMONG – Setelah menunggu sejak awal Ramadhan 1438 hijriyah yang jatuh pada akhir Mei 2017, kepastian pembayaran Gaji 14 bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kabupaten Bolaang Mongondow, terjawab Senin (19/06).

Kepala BKD (Badan Keuangan Daerah) Drs Ashari Sugeha mengatakan, untuk Juni ini yang akan dibayarkan gaji 14. “Pembayaran mulai Senin 19 Juni. Sedangkan untuk gaji 13 dibayarkan Juli,” kata Ashari.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia (RI) Sri Mulyani Indrawati, telah menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) untuk pemberian tunjangan gaji 14 bagi ASN.

Sekretaris Daerah Bolmong Tahlis Gallang SIP MM, mengatakan, Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 74/PMK.05/2017 tentang Perubahan atas peraturan menteri keuangan Nomor 96/PMK.05/2016 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemberian gaji, pensiun atau tunjangan kepada ASN, Prajurit, TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara dan penerima pensiun atau tunjangan, telah terbit. “Juknis sudah ada, saat ini tinggal berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah (BKD),” kata Tahlis.

Ditambahkan, daftar gaji mulai hari ini sudah bisa dijemput oleh Bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Silakan para Bendahara OPD untuk komunikasi dengan BKD. Sebab juknis telah di terbit,” tambahnya.

Untuk waktu pencairan Tahlis menuturkan, tergantung OPD dalam mengajukan berkas. “Kalau berkas lengkap, besok pun sudah bisa dicairkan. Semua tergantung bendahara OPD,” jelas Tahlis.

Dirinya menghimbau, kepada bendahara OPD agar secepatnya mengajukan berkas ke BKD. Apalagi para ASN butuh untuk kebutuhan Hari raya Idul Fitri bagi umat Muslim. “Saya harap Bendahara OPD secepatnya berkoordinasi dengan BKD agar segera dicairkan,” tutupnya.

Sementara itu, pantauan di Bagian Keuangan Kantor Sekertariat Daerah, ASN antri untuk menerima gaji 14. Total yang dibayarkan telah mencapai Rp500 juta. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top