Berita Bolmong

Jalan Trans Sulawesi di Desa Pangi Segera Dibuka, di Sangkub Masih Pembersihan

Jalan Trans Sulawesi di Desa Pangi Segera Dibuka, di Sangkub Masih Pembersihan Berita Bolmong Berita Bolmut
Kapolres Bolmong AKBP Indra Permana mengatur lalu lintas di jalan Trans Sulawesi di hari pertama bencana banjir dan longsor terjadi dan menutupi akse jalan pada 4 Maret lalu. (istimewa)
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Material longsor yang menutupi badan jalan di jalur Trans Sulawesi di Desa Pangi Timur, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus dibersihkan dengan alat berat.

Kapolres Bolmong AKBP Indra Pramana mengatakan, saat ini tinggal satu titik yang sementara dibersihkan dari material longsor.

Jika satu titik yang dimaksud kapolres sudah bersih, maka jalur Trans Sulawesi di wilayah Bolmong sudah bisa dibuka lagi untuk dilewati kendaraan.

“Informasi dari Kasat PJR Polda Sulut kalau longsor tinggal satu titik dan sementara dikerjakan. Kalau sudah selesai, segera dibuka dan akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk kendaraan besar,” kata Pramana, Jumat (6/3/2020).

Baca Juga: Longsor Menutupi Jalan Trans Sulawesi di Bolmut

Sementara itu, di Kecamatan Sangkub terdapat 25 titik longsor yang sedang dilakukan pembersihan dengan alat berat oleh Pemkab Bolmut, TNI, Polri, dan masyarakat.

Menurut Kapolsek Sangkub IPTU Gatot Daun, 10 titik longsor parah. Material seperti batu besar, pohon, dan lumpur menutupi badan jalan.

“Masyarakat atau pengendara supaya bersabar. Sementara dilakukan pembersihan,” kata Gatot.

Diketahui, banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 4 Maret lalu di Bolmut dan Bolmong, menutup akses jalur Trans Sulawesi yang menguhubungkan Manado dan Provinsi Gorontalo. Sejak hari itu, pengendara dari Manado ke Gorontalo dan sebaliknya, diarahkan melewati jalur Pantai Selatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). (tim)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top