Berita Bolmong

Kepala Kantor Kemenag Bolmong Gelar Rakor dan Sosialisasi SE Menag Nomor 16 Tahun 2020

Kepala Kantor Kemenag Bolmong Gelar Rakor dan Sosialisasi SE Menag Nomor 16 Tahun 2020 Berita Bolmong Berita Daerah Berita Nasional Sulut
Kroniktotabuan.com

BOLMONG – Sejumlah pejabat Struktural, Kepala KUA, dan Kepala Madrasah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow, mengikuti Rapat koordinasi dengan Kepala Kantor Kemenag Muhtar Bonde, Selasa (9/6/2020).

Rakor dipimpin langsung Muhtar Bonde untuk menindaklanjuti hasil rapat virtual dengan Kakanwil sehari sebelumnya, mengenai Sosialisasi SE Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Dalam Tatanan Kerja Normal Baru.

Muhtar menerangkan, untuk jam kerja tidak ada perubahan. Seperti sebelumnya yakni Senin sampai Jumat, masuk pukul 07.30 Wita dan pulang pukul 16.00, kecuali Jumat pulang pukul 16.30 Wita.

“Cek kehadiran sendiri masih menggunakan absen manual dan share location di kantor masing-masing via aplikasi Whatsapp,” ungkapnya.

Sementara itu, pegawai yang bisa melakukan tugas secara Work From Home (WFH) harus memenuhi sejumlah kriteria yang ditentukan dalam edaran, seperti mempunyai rencana kerja mingguan yang terukur dan disetujui oleh atasan langsung serta dilaporkan setiap minggu.

Mereka yang diutamakan melakukan WFH juga terkait kesehatan pegawai atau keluarga pegawai yang berada pada kondisi Orang Dalam Pemantauan, Pasien Dalam Pengawasan, dikonfirmasi Positif  Covid-19, dalam 14 (empat belas) hari kalender pegawai yang bersangkutan melaksanakan perjalanan dalam/luar negeri, atau mempunyai riwayat interaksi dengan penderita terkonfirmasi positif Covid-19.

Atau dengan pertimbangan rumah/tempat tinggal pegawai tersebut berada di wilayah dengan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurutnya, di jajaran Kantor Kemenag Bolmong sudah melakukan pelayanan sesuai jam kerja seperti sedia kala namun dengan protokol kesehatan yang lebih ketat.

“Termasuk KUA dan madrasah juga silahkan menyesuaikan sistem kerja dan pelayanan berdasarkan edaran Menag, agar pelayanan publik tetap berjalan efektif dan maksimal,” kuncinya. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top