Berita Bolmong

Mantan Pjs Berjaya di Pilsang Poyuyanan dan Muntoi Timur

Mantan Pjs Berjaya di Pilsang Poyuyanan dan Muntoi Timur Berita Bolmong
Suasana setelah penghitungan suara calon sangadi di Desa Poyuyanan dan Muntoi, Kecamatan Passi Barat.
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Desa Poyuyanan dan Muntoi Timur, Kecamatan Passi Barat, adalah dua desa yang masuk dalam 105 desa menyelenggarakan Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (14/11/2019).

Menariknya, di dua desa tersebut, calon sangadi yang memenangkan pertarungan adalah mantan penjabat sementara (Pjs) di masing-masing desa.

Di Desa Poyuyanan, Calon Nomor Urut 3 Rustam Mokodompit menjadi pemenang dengan perolehan 274 suara. Dia unggul atas tiga calon lainnya.

Rustam adalah mantan Pjs Sangadi di Poyuyanan selama 2 tahun yang memilih mencalonkan diri dan terpilih.

Alhamdulillah berjalan lancar sampai akhir,” ungkap Rustam kepada wartawan di sekitar lokasi penghitungan suara.

Setelah Pilsang ini, Rustam berjanji segera melakukan rekonsiliasi dengan semua masyarakat yang terkotak karena Pilsang.

“Kita adalah keluarga. Dari empat calon kita sudah bersepakat sebelumnya bahwa siapapun terpilih kita akan menerima dengan lapang dada serta ikut berembuk demi memajukan desa,” katanya.

Mantan Pjs Sangadi lainnya yang ikut beruntung terpilih pada Pilsang serentak ini adalah Burhanuddin Mokodompit. Sebelumnya dia menjadi Pjs Sangadi Muntoi Timur selama 1 tahun.

Pada pemungutan suara, Burhanudin meraih 241 suara. Dia unggul atas dua calon lain.

“Harapan ke depan, kita pasti akan merangkul kembali para pendukung dari masing-masing calon untuk sama-sama menjalankan pemerintahan desa,” ungkap Burhanudin.

Dia bertekad merubah desa tersebut menjadi lebih baik lagi dengan menjalankan program-programnya setelah dilantik nanti.

“Prioritas pertama yaitu pemberdayaan masyarakat yang ahli pada bidangnya masing-masing, pendidikan dan kesehatan, serta air bersih yang nantinya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pembuatanya. Karena memang desa ini sering mengalami krisis air bersih,” pungkasnya. (len)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top