Berita Bolmong

Pemkab Bolmong Dukung Balai TNBNW Bentuk Perempuan Inspiratif Mitra Polhut

Pemkab Bolmong Dukung Balai TNBNW Bentuk Perempuan Inspiratif Mitra Polhut Berita Bolmong
Deker Rompas
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Pengelolaan hutan terutama Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) belum efektif karena selalu mendapat banyak gangguan.

Karena itu untuk membantu tugan polisi kehutanan (Polhut), Balai TNBNW menggelar pelatihan dan pembentukan perempuan inspiratif mitra Polhut. Hal ini didasarkan pada masih minimnya keterlibatan perempuan dalam upaya konservasi kawasan hutan.

Kegiatan ini dibuka Asiten I Setda Bolmong Deker Rompas mewakili Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, Jumat (9/10/2020).

“Pemerintah Kabupaten Bolmong mendukung sepenuhnya kegiatan ini, sebagai upaya mengamankan hutan kita,” kata Deker.

Kemudian dalam sambutan bupati yang dibacakan oleh Deker, dikatakan bahwa pengamanan hutan adalah segala kegiatan, upaya dan usaha yang dilaksanakan oleh aparat kehutanan dengan dukungan instansi terkait. Itu dalam rangka mengamankan hutan dan hasil hutan secara terencana dan terus menerus, dengan prinsip berdaya guna dan berhasil guna.

Berdasarkan peraturan menteri kehutanan RI nomor p-56 tahun 2014 tentang masyarakat mitra polisi kehutanan, menjelaskan bahwa masyarakat mitra polisi kehutanan adalah kelompok masyarakat sekitar hutan, yang membantu Polhut dalam pelaksanaan perlindungan hutan di bawah koordinasi, pembinaan dan pengawasan instansi pembina, yaitu instansi kehutanan pusat dan daerah.

Pengelolaan kawasan hutan di Taman Nasional Bogani Bani Wartabone saat ini masih kurang efektif, karena pengelolaan yang dilakukan belum mencapai tujuan yang ditetapkan.

“Pembentukan perempuan inspiratif Polhut, sebagai wujud kepedulian, selaku penanggungjawab konservasi kawasan hutan lindung yang ada di Kabupaten Bolmong. Kita apresiasi,” katanya.

Lanjutnya, lonsep pengamanan hutan berbasis partisipasi masyarakat setempat, dilandasi pemahaman bahwa masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan, telah memahami karakteristik potensi kawasan hutan, dapat hidup selaras dan serasi, menikmati dan menjaga tempat tinggalnya dari kerusakan hutan. Sehingga menjaga kelestarian hutan itu bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, akan tetapi menjadi tanggungjawab kita semua termasuk masyarakat dan pihak swasta.

Baca Juga :  Lagi, Bolmong Ketambahan 3 Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Ada kebersamaan dalam menjaga kelestarian hutan, melalui peran dan partisipasi masyarakat yang tinggal di sekitar hutan dalam hal ini perempuan inspiratif, yang juga sebagai mitra Polhut dalam upaya pengamanan hutan. Kegiatan pengamanan hutan tentunya dilakukan dengan cara pre-emtif, preventif, dan represif,” tandansya. (*)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top