Berita Bolmong

Pemkab Bolmong Siap Mengikuti Lomba Inovasi Daerah Menuju Tatanan Normal Baru

Pemkab Bolmong Siap Mengikuti Lomba Inovasi Daerah Menuju Tatanan Normal Baru Berita Bolmong
Rapat pembentukan tim untuk lomba new normal life yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat.
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) siap mengikuti lomba inovasi menuju tatanan normal baru (New Normal)  yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat .

Pada lomba inovasi normal life itu ada tujuh sektor yang akan dilombakan. Di antaranya pasar tradisional, pasar moderen (Mall, mini market), restoran (Rumah makan), hotel/penginapan, tempat wisata dan transportasi umum.

Tujuh sektor ini harus menyiapkan tempat cuci tangan beserta sabun, menyediakan disinfektan, serta penerapan wajib masker dan jaga jarak (Physical distancing) baik petugas maupun pengunjung.

Asisten II Pemkab Bolmong Zainudin Paputungan mengungkapkan, kegiatan itu diselenggarakan guna mendorong kesiapan daerah untuk menghadapi tatanan baru dalam menghadapi pandemi virus Korona atau Covid-19.

“Kabupaten Bolmong sudah siap mengikuti lomba ini. Rapat pembentukan tim sudah digelar siang tadi. Sementara untuk lomba, Pemkab Bolmong akan mengikuti lomba pada sektor pasar tradisional, dan sudah ditunjuk pasar Poigar. Teknis penilaiannya, Pemkab Bolmong bakal mengemasnya dengan membuat video kondisi pasar terkait penerapan protap kesehatan mulai dari ketersediaan tempat cuci tangan, penyediaan disinfektan serta physical distancing dan kesadaran akan masyarakat memakai masker. Nantinya video tersebut akan dikirim ke panitia penilai dari pemerintay pusat,” kata Zainudin menjelaskan, Rabu (3/6/2020).

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (DPESDM) Bolmong Tonny Toligaga mengatakan, sudah turun melihat kondisi di lapangan.

“Siang tadi kami sudah turun melihat kondisi pasar,” katanya.

Jelas Tony, jauh hari sebelum adanya lomba new normal, pihaknya sudah menerapkan protokol Covid-19 pada pedagang yang ada di pasar. Hasilnya saat ini pedagang sudah mandiri menerapkan ptotokol Covid-19.

“Sekarang pedagang sudah sangat mandiri. Mereka rutin menyemprotkan disinfektan sendiri, serta menyiapkan tempat cuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak dengan pembeli atau physical distancing. Selain itu, Kami juga sudah menempel poster protokol Covid-19,” katanya.

Ia berharap, penerapan protokol kesehatan di sektor pasar nantinya bisa dijadikan percontohan sektor lainnya sebagai upaya dalam penegakan protokol kesehatan.

“Kami juga akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat. Kendati demikian, kami juga berharap kerja sama masyarakat dalam menyongsong kehidupan baru ini,” katanya. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top