Berita Bolmong

Pemkab Bolmong Terima 39 Mahasiswa PKL Poltekes Manado

Pemkab Bolmong Terima 39 Mahasiswa PKL Poltekes Manado Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong menerima 39 mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Manado yang akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Terpadu di Kecamatan Lolayan, Senin (5/8/2019), di kantor bupati.

39 mahasiswa tersebut akan melakukan PKL Terpadu selama 21 hari ke depan.

Kunjungan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, Asisten I Bidang Pemerintahan Derek Panambunan, Kepala Dinkes Sahara Albugis, Camat Lolayan Faisal Manoppo, para sangadi.

Tahlis dalam sambutanya menyampaikan, terima kasih atas kepercayaan Polteked Manado untuk melaksanakan PKL di wilayah Bolmong.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Bolmong dan masyarakat, kami mengucapkan selamat datang bagi mahasiswa yang akan melaksanakan PKL di wilayah kami. Semoga apa yang akan diterapkan para mahasiswa dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di 14 Desa di Kecamatan Lolayan,” ungkap Tahlis.

Tak hanya itu, panglima ASN Bolmong ini berharap, agar pelaksanaan PKL di daerah ini dapat memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat dan bisa menambah pengetahuan serta memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar di masa yang akan datang.

“Saya harap camat, sangadi dan masyarakat di Kecamatan Lolayan agar memperhatikan keberadaan mahasiswa. Berilah dukungan kepada adik-adik kita ini agar dapat melakukan PKL dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Kaprodi Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado, Vera Harikedua S.st M.ph berpesan kepada mahasiswa untuk menaati semua aturan agar PKL bisa berjalan dengan baik.

“Adik-adik mahasiswa, saya ingatkan untuk selalu menaati aturan agar selama kegiatan bisa dilakukan sebagaimana mestinya,” imbau Vera.

Vera juga menegaskan apabila ada mahasiswa melanggar aturan maka akan segera ditarik dan selanjutnya akan menjadi urusan pihak Poltekes Manado.

“Jika ada mahasiswa yang tidak taat aturan maka jangan menyesal karena akan segera ditarik dan akan langsung berurusan dengan panitia PKL,” tegasnya.

Ia berharap, mahasiswa harus berinteraksi dengan masyarakat. Sebab nantinya mahasiswa berada di lokasi selama tiga pekan dan harus proaktif serta dapat melaksanakan kerja lapangan dengan baik.

“Dengan adanya mahasiswa PKL ini, diharapkan mereka bisa melakukan perubahan dan perilaku. Juga meminimalkan anak-anak stanting yang ada di bolmong,” tukasnya. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top