Senin, 18 Desember 2017
Tetaplah Terhubung dengan Kami : RSS/Feed Facebook Twitter

Depan » Bolmong, Daerah » Pemkab Perjuangkan Lahan Tambang Emas Tanoyan Jadi WPR
Rabu 29 November 2017, 3:00 AM - Editor: admin

Pemkab Perjuangkan Lahan Tambang Emas Tanoyan Jadi WPR


Yudha Rantung

BOLMONG– Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolmong Yudha Rantung mengungkapkan, wilayah tambang di Desa Tanoyan dan Desa Mopait akan diperjuangkan untuk menjadi wilayah pertambangan rakyat (WPR).

Menurut Yudha, hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Bolmong mendorong realisasi program pemberdayaan masyarakat yang berprofesi sebagai penambang emas.

“Kegiatan pertambangan akan diatur sebaiknya dalam wilayah pertambangan rakyat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat penambang. Oleh sebab itu, wilayah Tanoyan akan dijadikan WPR,” kata Yudha.

Untuk proses WPR tambang Tanoyan ini kata Yudha, sudah ditindaklanjuti dalam bentuk surat resmi dan disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Utara.

Selain itu, akan dilakukan pengaturan teknik pertambangan yang diterapkan sehingga bisa ramah lingkungan. “Supaya kegiatan pengolahan akan sesuai dengan kaidah pertambangan. Sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Proses kajian lungkungan pun tetap dilakukan,” jelasnya.

Yudha menambahkan, wilayah tambang Tanoyan telah memenuhi persyaratan untuk dijadikan WPR. “Kalau lokasi pertambangan sudah dikelola oleh masyarakat lebih dari 15 tahun, maka wajib dijadikan WPR. Tambang Tanoyan sudah memenuhi syarat menjadi WPR,” tegasnya.

Seperti diketahui, wilayah pertambangan di desa tanoyan, sudah dikelola masyarakat sejak tahun 1983 lalu. Hingga saat ini, berdasarkan data dari desa setempat, sekitar 70 persen masyarakat disana bekerja sebagai penambang emas dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (ahr)




Redaksi: kroniktotabuan@gmail.com
Untuk pemasangan iklan hubungi:
081242786657