.
Berita Bolmong

Pemkot Tomohon Akui Tata Kelola Pemerintahan Bolmong

Pemkot Tomohon Akui Tata Kelola Pemerintahan Bolmong Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– 19 orang staf keastistenan dan staf ahli Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, melakukan kinjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) terkait tata kelola sistem pemerintahan daerah Bolmong, Rabu (5/12/2018).

Rombongan ini disambut oleh Asisten II Pemkab Bolmong, Yudha Rantung, di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) lantai 3, kantor Bupati Bolmong.

Yudha memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan tentang perkembangan pemerintahan Bolmong yang sudah mengalami banyak perubahan.

“Untuk pemerintahan sekarang sudah berjalan lebih baik dari sebelumnya. Soal pembangunan masih bertahap, sekarang tinggal beberapa instansi yang belum memiliki bangunannya sendiri. Kalau dulu hampir semua bangunan dikontrak, terkecuali kantor bupati,” ucapnya.

Terkait pertanyaan pemerataan pembangunan dari beberapa staf ahli Kota Tomohon, Yudha menjelaskan, pelaksanaan pembangunan, pemerintah tidak hanya fokus pada satu wilayah karena mengingat luasan wilayah Bolmong terbilang besar.

“Itu masih bertahap juga, kecamatan saja ada 14, dan ada 200 desa di Bolmong, sehingga harus bertahap,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tomohon sekaligus ketua rombongan, Cristo Kalumata, mengucapka terima kasih kepada Pemda Bolmong, karena sudah menyambut rombongan dengan sangat baik.

“Terima kasih atas sambutanya, walaupun ibu Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow sedang tugas luar tapi tetap disambut baik,” ucap Cristo.

Ia pun menjelaskan maksud dari kunjungan kerja tersebut yaitu, mempelajari study pelaksanaan tugas di bagian umum lebih khusus di tata usaha pimpinan, karena dalam perencanaan Kota Tomohon dalam waktu dekat, akan ada perubahan di struktur organisasi.

“Ada beberapa dari Bagian Umum Pemkab Bolmong yang kita akan pelajari, mulai dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) tata pimpinan. Karena selalu terjadi miss komunikasi mengenai agenda acara, karena protokol dan TUP terpisah,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga, Cristo mengakui bahwa, khusus Bagian Umum dan Administrasi Umum, Bolmong akan menjadi referensi dari Pemkot Tomohon. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top