Berita Bolmong

Perekrutan Guru Kontrak Bolmong Tuai Polemik, HMI Desak Uji Publik Hasil Pengumuman

Perekrutan Guru Kontrak Bolmong Tuai Polemik, HMI Desak Uji Publik Hasil Pengumuman Berita Bolmong Berita Daerah
Kroniktotabuan.com
Perekrutan Guru Kontrak Bolmong Tuai Polemik, HMI Desak Uji Publik Hasil Pengumuman Berita Bolmong Berita Daerah

Ketua HMI Cabang Bolaang Mongondow Raya, Sutrisno Tola.

BOLMONG – Perekrutan guru kontrak melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow, mulai menimbulkan polemik. Pasalnya, ada indikasi beberapa lulusan tidak memenuhi persyaratan. Bahkan proses pengumuman terkesan dilakukan tidak transparan.

Ketua HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Bolaang Mongondow Raya, Sutrisno Tola, meminta agar hasil pengumuman kelulusan diuji agar diketahui apakah ada permainan dalam proses perekrutan guru kontrak daerah atau tidak. “Ini harus diuji ke publik. Nama-nama yang lulus sebagai guru kontrak harus ditelusuri apakah benar-benar memenuhi syarat atau tidak,” kata Sutrisno.

Dia juga meminta agar hal ini menjadi perhatian serius Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk STh MM. “Karena ini menyangkut nasib guru di Bolmong maka harus menjadi perhatian seriusi Bupati dan Wakil. Semoga saja tidak ada permasalahan dalam penentuan kelulusan guru kontrak ini,” ujar Sutrisno.

Sementara itu, Kepala Seksi PTK Dinas Pendidikan Bolmong, Fauzi Gobel saat dikonfirmasi mengatakan, untuk lulusan guru kontrak sebanyak 210 orang. “Yang lulus 210 orang,” singkatnya.

Dijelaskan, tekhnis perekrutan guru kontrak berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 tahun 2009 tentang pemenuhan beban kerja guru dan pengawas satuan pendidikan. “Minimal jam mengajar itu 18 jam. Tapi ada yang hanya mengajar 2 jam saja tentu tidak lulus,” jelasnya. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top