Berita Bolmong

Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Yasti: Selalu Terapkan 3 M

Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Yasti: Selalu Terapkan 3 M Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) sedunia yang jatuh pada 15 Oktober tahun 2020 ini, sangat penting dikarenakan pada masa pendemi Covid- 19. Mencuci tangan merupakan salah satu cara paling efisien untuk melindungi diri dari virus berbahaya tersebut.

Di Indonesia sendiri, peringatan HCTPS menjadi salah satu arahan Presiden RI Joko Widodo yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat telegram yang dikirimkan ke pemerintah provinsi, maupun kabupaten/kota.

Dalam instruksi tersebut menyebutkan agar seluruh jajaran pemerintah mulai dari pusat hingga daerah untuk dapat mengkampanyekan dan menerapkan cuci tangan pakai sabun kepada masyarakat.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam hal ini top eksekutif Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow menanggapi positif instruksi tersebut.

“Kami mendukung penuh arahan presiden RI, Bapak Joko Widodo untuk menggalakkan kampanye cuci tangan pakai sabun ini. Apa terlebih mencuci tangan di air yang mengalir merupakan upaya paling ampuh untuk memutus rantai penyebaran penyebaran Covid-19,” kata Bupati Yasti, Rabu (14/10/2020).

Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Yasti: Selalu Terapkan 3 M Berita Bolmong

Menyambut hari cuci tangan sedunia, ia mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bolmong untuk terus mendukung program pemerintah terkait penerapan 3 M (Menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak).

“Memperingati hari cuci tangan sedunia pada tanggal 15 besok saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mendukung program Pemerintah. Mari budayakan 3M, agar kita dan keluarga kita terhindar dari virus Covid-19,” terang Yasti.

Sebelumnya, Bupati Yasti juga tak henti-hentinya mengingatkan kepada warganya agar selalu menerapkan 3 M dalam menjalankan kebiasaan baru di tengah masa pandemic.

“Ini wajib diterapkan karena sekarang ini orang yang terinfeksi Covid-19 tidak bisa dipastikan betul. Kelihatan sehat tapi ternyata di badannya ada virus. Ingat penularan virus ini melalui percikan ludah (Droplet). Oleh sebab itu apapun aktivitas yang dilakukan perlu untuk menerapkan 3 M, supaya menang melawan Covid-19,” terang Yasti.

Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Yasti: Selalu Terapkan 3 M Berita Bolmong

Selain itu, penanganan serius akan dampak pandemi ini oleh Bupati Yasti dibuktikan atas dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) Bolmong nomor 37 tahun 2020 tentang penerapan disiplin penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19,

Asisten I Setda Bolmong Deker Rompas belum lama ini mengatakan, sanksi bagi setiap orang atau pelanggar protokol penanganan covid-19 bervariasi.

“Mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, dan paling keras itu kerja sosial di tempat atau fasilitas publik. Itu untuk orang yang melanggar,” kata Rompas.

Lain lagi bagi tempat usaha yang mengabaikan ketentuan dan protokol penanganan covid-19.  Deker menyebut, sanksi bisa berupa lisan dan tertulis hingga denda administratif sebesar Rp1 juta.

Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Yasti: Selalu Terapkan 3 M Berita Bolmong

“Sanksi paling beratnya adalah pengehentian sementara operasional usaha hingga pencabutan izin usaha,” katanya menegaskan.

Tak hanya itu, seluruh unsur Forkopimda maupun Forkopimcam juga diimbaunya untuk terus menggalakkan operasi Yustisi. Dimana, operasi tersebut lebih kepada menindak setiap warga yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top