Berita Bolmong

Polres Kotamobagu Tahan Dua Bos Tambang Ilegal Potolo

Polres Kotamobagu Tahan Dua Bos Tambang Ilegal Potolo Berita Bolmong Berita Hukum
Wakapolres Kotamobagu Kompol Rina Frillya memimpin konferensi pers soal penangkapan boss tambang ilegal di Potolo. Tampak kedua tersangka di belakang Wakapolres.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Polres Kotamobagu betul-betul serius menindak pelaku ilegal mining di wilayah pegunungan Rumagit dan Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Dua bos besar yang selama ini diketahui membiayai aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di dua lokasi tersebut ditangkap dan ditahan di Mapolres Kotamobagu.

Keduanya adalah AL alias Gus warga Desa Tungoi Kecamatan Lolayan, dan SW alias Sten warga Kota Manado.

Melalui konferensi pers digelar di Mapolres, Selasa (12/5/2020), Wakapolres Kotamobagu Kompol Rina Frillya SIK menjelaskan kronologis penangkapan terhadap kedua tersangka dan perkembangan penanganan kasus.

Baca Juga: Kapolres Kotamobagu Pimpin Olah TKP Kasus Penembakan di Bukit Potolo

Menurut Rina, tersangka Gus ditangkap di kediamannya di Tungoi pada 10 Mei 2020 kemarin tanpa perlawanan.

Sedangkan Sten ditangkap di kediamannya di Manado tanpa perlawan juga.

Untuk tersangka Sten, kasusnya berdasarkan laporan pada 18 Maret 2020 lalu. Polisi kemudian melakukan olah TKP di pegunungan Rumagit dan Potolo.

8 saksi sudah diperiksa atas kasus yang menjerat tersangka Sten ini.

Sedangkan tersangka Gus, laporan ke polisi 9 Mei 2020 lalu dan polisi langsung bertindak cepat mengamankan tersangka dan barang bukti.

Keduanya tersangka kini sudah mendekam di jeruji besi Mapolres Kotamobagu.

Barang bukti berupa genset, generator, dan sianida juga diamankan.

“Kasus kedua tersangka sudah dalam penyidikan dan secepatnya kita majukan ke penuntutan,” kata Rina.

Dalam konferensi pers itu dihadirkan juga kedua tersangka Gus dan Sten. (bto)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top