Berita Bolmong

Selain Sembako, Bupati Yasti Juga Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Jamin Ketahanan Pangan Warga

Selain Sembako, Bupati Yasti Juga Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Jamin Ketahanan Pangan Warga Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Demi mewujdkan program Orang Desa Sehat dan Kuat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19 di 15 Kecamatan di Bolmong.

Penyaluran bantuan dilakukan di gudang pangan AKD, Kelurahan Mongkonai, Rabu (6/5/2020). Secara simbolis Bupati Yasti melepas kendaraan logistik yang mengangkut bantuan berupa beras dan sembako lainnya untuk disalurkan ke 200 desa dan 2 kelurahan di Bolmong.

Baca Juga: Bupati Bolmong Salurkan Bantuan Sembako, Tiap Bulan Penerima Dapat 36 Kilogram Beras. Bantuan Sampai Desember!

Pemkab Bolmong memberikan bantuan sembako (beras) kepada 8.370 Kepala keluarga (KK). Masing-masing KK mendapatkan beras premium sebanyak 36 kilogram, minyak kelapa 2 liter, 4 kaleng, telur 30 butir, dan 5 susu kaleng.

Yasti pada sambutanya memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Bolmong atas kinerja dalam penyediaan bantuan tersebut.

Selain Sembako, Bupati Yasti Juga Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Jamin Ketahanan Pangan Warga Berita Bolmong

“Kelihatannya Bolmong sedikit terlambat, tetapi Insyq Allah pada bulan Mei ini ada 2 kali penyaluran bantuan. Itu dikarenakan pembahasan kita baru selesai karena butuh waktu dalam penyediaan beras. Awalnya dengan Bulog akan tetapi mereka sanggupnya 3 minggu baru ada beras dalam arti sekitar tanggal 20 baru penyediaanya ada. Sehingga untuk sementara kita mencari di tempat lain agar kebutuhan masyarakat bisa tertangani dengan cepat,” jelas Yasti.

Lanjutnya, Dengan menggunakan APBD, Pemkab juga melakukan top up anggaran kepada sebanyak 4.122 KK penerima BPNT yang bersumber dari APBN.

Selain Sembako, Bupati Yasti Juga Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Jamin Ketahanan Pangan Warga Berita Bolmong

“Bantuan BPNT nilainya 200 ribu rupiah, sedangkan bantuan yang disalurkan Pemkab Bolmong  totalnya 600 ribu rupiah. Menanggapi itu, supaya adil kita melakukan top up dalam bentuk beras premium 36 kilo gram, sehingga semua sama total nilainya 600 ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Program tersebut juga disiapkan dalam jangka waktu 9 bulan lamannya hingga Desember 2020 mendatang. Sumber data l 4.122 dan 4.248 KK bersumber dari data terpadu Kemensos.

Selain Sembako, Bupati Yasti Juga Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Jamin Ketahanan Pangan Warga Berita Bolmong

“Tidak ada data dari Pemkab Bolmong yang di luar Data Terpadu Kementrian Sosial (DTKS),” jelas Yasti.

Sementara untuk BLT yang bersumber dari Dana desa (Dandes), Yasti mengakui memang berada di luar APBD murni. Kendari itu dikelola langsung oleh kepala desa (Kades), namun menurutnya Pemkab tentu bertanggungjawab dalam memberikan pembinaan dan pengarahan agar supaya seluruh bantuan baik yang disalurkan lewat APBD maupun Dandes bisa tepat sasaran.

“Saya sudah instruksikan kepada para camat agar mendampingi para Kades dalam penyaluran sembako maupun BLT kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, agar supaya penerimanya betul-betul yang berhak,” tegas Yasti.

Selain Sembako, Bupati Yasti Juga Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Jamin Ketahanan Pangan Warga Berita Bolmong

Setelah menyerahkan bantuan sembako secara simbolis, Bupati Yasti juga menghadiri kegiatan gerakan tanam yang disertakan penyerahan bantuan untuk mendukung ketahanan pangan dalam rangka percepatan penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Bolmong di Desa Lalow.

Pada kesempatan itu, Yasti mengungkapkan Bolmong merupakan daerah pertama di Indonesia yang menerapkan konsep ketahanan pangan sebagai strategi penanganan Covid-19.

“Pada 9 April lalu Sekda pimpin rapat refocusing anggaran. Ketahanan pangan sudah dibahas dan dijadikan keputusan untuk menghadapi Covid-19 dengan memperkuat sektor ketahanan pangan, kesehatan serta Bansos. Sementara pada 13 April Presiden Joko Widodo mengeluarkan perintah untuk memperkuat ketahanan pangan. Ini berarti kita satu pemikiran dengan Presiden,” beber Yasti.

Bupati Yasti mengatakan, bantuan bibit pertanian akan menggerakan ekonomi ril di Bolmong. Ia mencontohkan bantuan bibit jagung bisi 18 pada lahan 10 ribu hektare.

Pada kegiatan itu, Yasti menyerahkan secara simbolis kepada sejumlah warga berupa bantuan bibit benih padi dari Dinas Pertanian sebanyak 211.850 kilogram, pupuk POC 22.208 liter, pupuk Urea 700 ribu kilogram, serta pupuk NPK 525 ribu. Selain itu, ia juga memberikan benih jagung bisi 18 sebanyak 200 ribu kilogram dari Dinas Perkebunan, pupuk cair ZPT 24 ribu liter, bibit jagung manis 150 sachet dan pupuk kompos untuk 30 lokasi serta bantuan benih ikan. Di kesempatan itu,  ia juga menyempatkan melakukan penanaman jagung di lahan samping Dinas Pertanian Bolmong, Desa Lalow, Kecamatan Lolak. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top