Berita Bolmong

SKB CPNS Bolmong di Lima Titik, 290 Peserta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

SKB CPNS Bolmong di Lima Titik, 290 Peserta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan Berita Bolmong
Kroniktotabuan.com

BOLMONG- 290 CPNS akan mengikuti sesi ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada tanggal 5– 6 September 2020 di  lima titik Kantor Regional  Badan Kepegawaian Negara (BKN) tempat pelaksanaan ujian.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong, 280 peserta akan mengikuti ujian di Kantor Regional IX BKN Manado,   5 Peserta Ikut Tes SKP di UPT BKN Gorontalo,  3 Peserta di UPT BKN Palu, 1 Peserta di UPT BKN Ternate dan 1 peserta di Kantor Regional III BKN Bandung.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Umarudin Amba melalui Admin SSCN Bolmong Erwin Popitod mengatakan, peserta SKB adalah peserta yang berstatus passing grade/lulus sesuai dengan pengumuman Pemkab Bolmong Nomor 800/B.03/BKPP/138/III/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Formasi Tahun 2019.

lPeserta diwajibkan membawa, kartu peserta ujian, e-KTP asli atau foto copy (legalisir), surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan asli Kartu Keluarga.

“Serta alat tulis menulis berupa pensil 2B kayu,” katanya, Kamis (3/9/2020).

Erwin menjelaskan, peserta seleksi dianjurkan untuk melaksanakan isolasi mandiri mulai 14 hari sebelum pelaksanaan seleksi.

“Peserta tidak diperkenankan mampir ke tempat lain selain ke tempat seleksi, wajib menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu. Jika diperlukan, penggunaan pelindung wajah (faceshield) bersama masker sangat direkomendasikan sebagai pelindung tambahan,” ucapnya.

Selain itu, peserta tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan/atau menggunakan handsanitizer.

“Peserta seleksi dengan hasil pengukuran suhu ~ 37,3° C diberikan tanda khusus dan mengikuti ujian di tempat terpisah (ruangan khusus) dan diawasi dengan petugas yang wajib memakai masker dan pelindung wajah (faseshield), dan  Peserta seleksi yang berasal dari wilayah yang berbeda dengan lokasi ujian mengikuti ketentuan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  OD-SK Kirim Berbagai Bantuan Buat Korban Banjir Dumoga

Keluarga dan kerabat juga dilarang masuk dan menunggu di dalam area.

“Hasil tetap ditayangkan di lokasi seleksi dan dapat disaksikan secara live oleh masyarakat melalui media online streaming,” pungkasnya. (len)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top