Berita Bolmong

Terkait Kisruh Perekrutan Guru Kontrak, Bupati Disarankan Copot Kadisdik

Terkait Kisruh Perekrutan Guru Kontrak, Bupati Disarankan Copot Kadisdik Berita Bolmong Berita Daerah
Kroniktotabuan.com
Terkait Kisruh Perekrutan Guru Kontrak, Bupati Disarankan Copot Kadisdik Berita Bolmong Berita Daerah

Sutrisno Tola

BOLMONG – Kisruh perekrutan tenaga guru kontrak di Dinas Pendidikan (Disdik) Bolaang Mongondow (Bolmong) yang kini mendapat perhatian serius Komisi III DPRD, mendapat tanggapan sejumlah pihak. Salah satunya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Ketua HMI Cabang BMR Sutrisno Tola menilai kisruh perekrutan tenaga guru kontrak saat ini mencoreng citra pemerintah. Karena itu Sutrisno menyarankan bupati mencopot Kepala Disdik Djafar Paputungan.

“Kisruh perekrutan guru kontrak yang diduga terjadi pungli dan sebagainya sebagaimana diungkap DPRD, telah menjadi perhatian publik. Bila terbukti, sebaiknya bupati jangan berlama- lama mencopot Kepala Disdik. Sudah mencoreng citra pemerintah,” kata Sutrisno, Minggu (9/7).

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Bolmon Masri Daeng Masenge menyatakan, dugaan mereka ada pungli di Disdik terkait perekrutan guru kontrak tahun 2017.

Salah satu indikasi, proses pengumuman tidak dilakukan secara transparan kepada publik karena hanya melalui via pesan singkat (SMS) kepada yang lulus.

Masri menyatakan, pihaknya telah meminta data nama- nama guru kontrak lulus tapi tidak pernah diberikan Disdik. “Dari informasi yang kami terima, untuk mengajukan permohonan itu ada imbalan uang ke Disdik agar dinyatakan menjadi guru kontrak. Kalau seperti ini maka jelas ada indikasi permainan uang atau pungli yang dilakukan oleh Disdik,” kata Masri.

Komisi III DPRD, kata dia, meminta dilakukan uji publik atas nama- nama yang dinyatakan lulus sebagai guru kontrak.

Terkait masalah ini, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan, dirinya belum menerima laporan dari Kepala Disdik soal perekrutan guru kontrak hingga sampai pada proses pengumuman.

“Insya Allah kita akan evaluasi. Saya juga belum diberitahu oleh kepala dinas,” kata Yasti. (ahr)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top