Berita Bolmong

Warga Tanoyan Utara Pilih Meriam Bambu di Malam Pergantian Tahun

Warga Tanoyan Utara Pilih Meriam Bambu di Malam Pergantian Tahun Berita Bolmong Berita Daerah
Kroniktotabuan.com
Warga Tanoyan Utara Pilih Meriam Bambu di Malam Pergantian Tahun Berita Bolmong Berita Daerah

Haykal Damogalad memainkan meriam bambu.

BOLMONG– Saat ini sebagian besar orang merayakan malam pergantian tahun dengan kembang api. Tapi itu tidak berlaku bagi sejumlah warga di Desa Tanoyan Utara, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Di desa tersebut, permainan tradisional meriam bambu tetap digunakan. Warga desa beralasan, permainan tradisional ini harus selalu dijaga dan dilestarikan sebagai warisan leluhur yang tidak boleh hilang ditelan zaman.

Haykal Damogalad, salah satu warga dalam akun Facebook miliknya mengunggah foto sedang bermain meriam bambu pada malam pergantian tahun tadi malam.

“Lestarikan budaya yang sudah lama ditinggalkan,” tulis Haykal dalam keterangan foto yang dia unggah.

Unggahan itu mendapat tanggapan positif netizen. Bahkan ada yang kembali membagikan unggahan Haykal tersebut.

“Mantap! Meski sudah zaman now tapi tetap pakai meriam bambu. Jadi ingat masa kecil dulu,” tulis Randi Mamonto, salah satu netizen.

Meriam bambu ini adalah alat permainan tradisional yang mulai ditinggalkan warga. Dulunya permainan ini paling dipilih saat malam pergantian tahun dan saat ramadan.

Mainan meriam bambu sudah sangat jarang dimainkan atau ditemui di Kotamobagu.  Namun di Bolmong terutama Desa Tanoyan Utara, mainan ini masih populer.

Bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat meriam bambu yakni, bambu seukuran 1 meter setengah, gergaji, linggis atau kayu yang ditajamkan ujungnya untuk membobol ruas bagian dalam, bor dengan mata 15 mm atau pahat ½ inch untuk membuat lubang pada bagian ruas bawah.

Sedangkan bahan dan alat yang diperlukan sebelum memainkanya yaitu, minyak tanah sebagai bahan bakar, corong untuk memasukkan minyak tanah, lampu minyak dari botol bekas atau lilin sebagai sumber api, bilah pemicu berupa potongan kayu kecil dan korek api. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top