.
Berita Bolsel

Bolsel Daerah Religius yang Ciptakan Kerukunan Umat Beragama

Bolsel Daerah Religius yang Ciptakan Kerukunan Umat Beragama Berita Bolsel
Bupati dan Wakil Bupati Bolsel foto bersama rombongan BKSAUA Sulut.
Kroniktotabuan.com

BOLSEL– Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Selasa (4/9/2018) kemarin melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Mereka yang datang ke Bolsel di antaranya KH Abdul Wahab, Abdul Gafur, Drs Adnan Mandiri, Ir Suryono MSi, Drs Ridwan Sofian, Pdt Lisye M Tamuntuan, Pdt Jen Woy Sth M.PTH, Ansye Revy Lumentut, Drs Bambang Sumpeno, Anitce Labang Spd dan Rira Lontoh.

Bupati Bolsel Hi Herson Mayulu dan Wakil Bupati Iskandar Kamaru menyambut langsung kedatangan mereka.

“Terima kasih atas kunjungan ke Bolsel,” ucap Herson saat menyapa rombongan BKSAUA.

Herson mengatakanb, BKSAUA sangat dibutuhkan di Sulut yang dikenal majemuk dan multi kultur.

“BKSAUA juga turut serta membantu pemerintah dalam mempertahankan kerukunan yang selama ini terjaga dengan baik,” ujar Herson.

Pemerintah dan masyarakat Bolsel, lanjut Herson, komitmen menjaga kerukunan umat beragama melalui  pembinaan serta pembangunan nilai-nilai religius. Program ini diwujudkan bersama seluruh komponen pemerintah daerah dan masyarakat yang diwujudkan melalui kegiatan ibadah subuh bersama.

Selain itu, Bolsel membangun tiga rumah ibadah yang ada di kompleks perkantoran yakni Masjid, Gereja dan Pure. Selain itu, sedang dilaksanakan pembangunan Islamic Center Bolsel.

“Dengan harapan kelak Bolsel akan menjadi laboratorium kerukunan umat beragama di Sulut,” katanya.

Bupati juga memberikan apresiasi peran BKSAUA di tengah panasnya dinamika sosial politik nasional maupun di beberapa daerah, BKSAUA mampu tampil dan eksis untuk ikut mengawal proses pengembangan kerukunan kehidupan umat di Sulut.

“Sehingga proses pembangunan daerah dapat berjalan dengan progress  yang membanggakan,” ujarnya.

Menurut Herson, kerukunan di Sulut tidak lepas dari peran sinergitas antar umat beragama yang ditopang oleh kearifan lokal masyarakat Sulut dengan filosofi Torang Samua Ciptaan Tuhan. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top