Berita Bolsel

Kemensos RI Berdayakan Komunitas Adat di Bolsel

Kemensos RI Berdayakan Komunitas Adat di Bolsel Berita Bolsel
Kroniktotabuan.com

BOLSEL – Tim Evaluasi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil, Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), didampingi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (09/7/2019) melakukan kunjunga di Komunitas Adat Bolsel.

Kunjungan ini dalam rangka Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Perjuangan, Kecamatan Pinolosian.

Ketua Tim pakar pemberdayaan komunitas adat terpencil (PKAT) Mudiati Rahmatunnisa Phd, bersama Irmawan dari B2P3KS Jogyakarta sebagai supervisor tim pakar PKAT, Ida Mangirib dari Direktorat PKAT, dan tim Dinsos Provinsi, melakukan dialong bersama masyarakat tentang kondisi Desa.

Kemensos RI Berdayakan Komunitas Adat di Bolsel Berita Bolsel

Kepala Dinas Sosial Bolsel, Hartati Mohune mengatakan, kunjungan tim Kemensos dan provinsi ini guna mengevaluasi pemberdayaan komunitas adat terpencil purna bina tahun 2019 yang ada di Kecamatan Pinolosian.

Selain itu, pemberdayaan KAT yang dilakukan Kemensos merupakan upaya pemerintah mewujudkan kehidupan masyarakat yang mandiri dari berbagai aspek.

“Maksud kunjungan Tim pakar PKAT ini untuk memantau perkembangan masyarakat adat terpencil, sudah sejauh mana perkembangan mereka. Karena pengentasan kemiskinan masih menjadi prioritas pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten. Makanya evaluasi terus dilakukan,” kata Hartati.

Kemensos RI Berdayakan Komunitas Adat di Bolsel Berita Bolsel

Dalam kunjungan itu, tim pakar PKAT juga memberikan bantuan peralatan olahraga berupa bola Voly, bola kaki, dan satu set perlengkapan bulu tangkis.

“Bantuan ini untuk mengembangkan bakat dan potensi masyarakat komunitas adat terpencil,” jelas Hartati.

Pemberdayaan KAT menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah sesuai dengan Perpres Nomor 186 tahun 2014. Komunitas adat terpencil (KAT) Desa Perjuangan, tahun 2017 lalu, juga menerima bantuan 65 unit rumah tinggal layak huni (RTLH), uang jaminan hidup, bibit tanaman, peralatan kerja, peralatan RMT, isi hunian, dan paket sandang. Total bantuan Kemensos yang diserahkan pada tahun 2017, berjumlah Rp 2.516.018.000. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top