Dpc Pdip Kotamobagu
Berita Bolsel

Pajak Retribusi dan Reklame di Bolsel Gratis Tiga Bulan

Pajak Retribusi dan Reklame di Bolsel Gratis Tiga Bulan Berita Bolsel Berita Daerah Berita Nasional Sulut
Kroniktotabuan.com

BOLSEL – Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Rabu (08/4/2020), mengeluarkan kebijakan terkait dengan penanganan pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19. Hal ini untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kelangsungan usaha akibat dampak dari Corona virus (Covid 19), terutama pajak retribusi dan reklame.

Mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2436/SJ tentang pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) dilingkungan pemerintah daerah dan Instruksi dari Menteri, Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2020 tentang pencegahan dan percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 di lingkungan pemerintah daerah, stabilitas ekonomi dan kelangsungan usaha menjadi prioritas daerah ditengah kemelutnya penyebaran covid-19.

Informasi ini diperoleh dari Kaban Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Lasya Mamonto melalui Kabid Pendapatan Boby Anggai mengatakan, dalam menindaklanjuti surat edaran dan instruksi langsung dari Kemendagri, pemda Bolsel dalam menjaga dampak covid-19 terhadap ekonomi masyarakat serta kelangsungan usaha yang dikelolah secara perorangan maupun perusahan di daerah, reklame dan iklan digratiskan selama tiga bulan.

“Surat edarannya sementara kami buat. Dan ini menjadi salah satu langkah Pemda dalam pencegahan dampak Covid-19 terhadap ekonomi daerah,” kata Boby.

Dilanjutkannya, pemberlakuan tersebut hanya pada pajak retribusi dan reklame saja. Tidak berlaku terhadap Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2).

“Kalau PBB-P2 itu, berlaku pembayaran selama satu tahun. Untuk pajak lain-lain ini, seperti retribusi dan reklame itu pembayarannya per bulan, jadi digratiskan selama tiga bulan. Pemberlakuan gratis pembayaran mulai terhitung Maret hingga Mei mendatang. Kita menyesuaikan dengan surat edaran yang ada. Mana yang menjadi ketentuan nasional, kita sepakati untuk dijalankan oleh Pemda,” terangnya.

Sebelumnya, Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru S Pt juga menyampaikan penting bagi daerah dalam pencegahan penanganan covid-19, tetap menjaga stabilitas ekonomi sebagai dampak penyebaran dari virus ini.

Baca Juga :  Yanny Hadiri Peringatan Harganas di Manado

“Akibat dari Covid-19 ini, banyak yang akan kita rasakan di wilayah. Terutama persoalan ekonomi masyarakat, Makanya sangat penting bagi kita selaku Pemda untuk menjaga kelangsungan ekonomi masyarakkat agar tetap berjalan dengan baik ditengah kemelut penyebaran virus covid-19,” ucap Bupati.

Tak hanya itu, top eksekutif Bolsel ini juga bersyukur, hingga saat ini Kabupaten Bolsel masih berada pada zona hijau dalam penyebaran virus corona di Sulut.

“Ini yang harus tetap kita jaga. Tetap waspada, kalau ada informasi keberadaan orang baru cepat dilaporkan untuk memperoleh penanganan pemeriksaan langsung dari tim yang ada di daerah,” pungkasnya. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top