Berita Bolsel

Pra Natal, Herson Mayulu Ajak Warga Perkuat Kasih Persaudraan

Pra Natal, Herson Mayulu Ajak Warga Perkuat Kasih Persaudraan Berita Bolsel
Herson Mayulu
Kroniktotabuan.com

BOLSEL – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Utara, Hi Herson Mayulu SIP, menyampaikan pesan dan kesan pada pelaksanaan Ibadah Pra Natal se- Bolaang Mongondow Raya, yang di pusatkan di halaman Gereja Oikumene Bukit Hermon, Panango Kecamatan Bolaang Uki.

Herson yang merupakan tokoh Toleransi Sulawesi Utara sebagaimana penghargaan diberikan Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, berpesan agar warga terus memperkuat kasih persaudaraan dengan sesama.

Bahkan, dia mengutip Ibrani 13 Ayat 1 tentang kasih, sebagai pondasi dan pijakan ditengah kehidupan sosial bermasyarakat. “Hendaklah kasih persaudaraan tetap ada di antara kamu,” kata Herson.

Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan agar hubungan antar sesama manusia harus dijaga dan dirawat dengan baik, tanpa memandang suku, ras dan agama. “Agama mengajarkan kita tentang kasih. Sungguh kalian manusia berada dalam keadaan hina dina, kecuali orang yang menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia,” ujarnya.

Herson menambahkan, masalah agama dan keyakinan di Republik Indonesia, sudah final sejak masih dijaman para pendiri bangsa. Pasal 29 Undang-undang dasar 1945 tentang kebebasan beragama. “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” kata Herson dihadapan ribuan jemaat.

Dia menjelaskan, prinsip ketuhanan yang ditanamkan dalam UUD 1945 merupakan perwujudan dari pengakuan keagamaan yang ada di Negara Indonesia. “Oleh karena itu, setiap warga negara bebas memeluk agama dan beribadah menurut agamanya sendiri tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Herson juga menyampaikan agar selalu ada dalam diri setiap manusia, rasa takut terhadap Tuhan. Dia mencontohkan, Kabupaten Bolsel yang mengusung visi religi, mampu berada diperingkat ketiga terbaik se Indonesia dalam hal pencegahan korupsi. “Kenapa bolsel memilih visi religi. Ketika saya susun visi ini, saya berpikir, potensi yang dimiliki satu daerah adalah penduduk. Jika penduduk beriman, ada berkah diperoleh dan akan takut melakukan tindakan bersalah seperti korupsi. Alhamdulillah bolsel ada di peringkat ke 3. Itu semua dampak dari visi religi,” katanya.

Selain itu, Herson juga merencanakan agar pada tahun 2019, Festival Paskah se Sulawesi Utara, dilaksanakan di Bolmong Selatan.

Dalam pesan lainya, revolusi diri untuk menjadi lebih baik menjadi hal yang mutlak. “Menjadi terang dalam kegelapan, caranya bagaimana, lakukan revolusi diri menjadi lebih baik,” katanya.

Herson juga mengutip Yohanes 8:12, sebagaimana tema Pra Natal, Light shine in the darkness. “Akulah terang dunia, barang siapa mengikuti aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup,” katanya disambut penuh sukacita ribuan jemaat denominasi yang hadir (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top