Berita Boltim

Puluhan Hektar Sawah di Tutuyan Diserang Penggerek Batang dan Penyakit Mentek, Panen Terancam Gagal

Puluhan Hektar Sawah di Tutuyan Diserang Penggerek Batang dan Penyakit Mentek, Panen Terancam Gagal Berita Boltim
Kroniktotabuan.com

BOLTIM – Puluhan hektar sawah yang berada di desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Boltim, terancam gagal panen. Pasalnya, tanaman padi warga setempat, diserang Penggerek Batang dan Penyakit Mentek.

Salah satu petani Togid, Rifandi Mamonto (36) mengatakan, kebanyakan panen akan selesai lebaran.

“Lahan saya sebesar satu hektar rencananya bakal panen selesai lebaran ini namun saya belum tau apakah hasilnya akan bagus seperti sebelumnya atau tidak,” ujar Rifandi Mamonto, Rabu (22/5/2019).

Dia membeberkan, sebagian besar sawah di desa Togid terserang hama Penggerek Batang atau nama ilmiahnya Scirpophaga innotata dan Penyakit Mentek. Selain itu, kurangnya ketersedian obat untuk membasminya.

Rifandi menambahkan, awal 2019 ada beberapa lahan sawah dari petani sudah panen, namun hasilnya tidak sesuai.

“Biasanya satu hektar produksi beras bisa mencapai dua sampai tiga ton, sekarang hanya dikisaran 800-900 kilogram.”

Kondisi itu jelas Rifandi, berpotensi berlanjut di tahun berikutnya. Apalagi sebagian lahan sawah terserang hama dan ulat juga.

Kepala Seksi Tanaman Pangan, Pratiwi Muliadi mengatakan, waktu lalu sudah dianjurkan kepada petani Togid untuk mengganti tanaman sementara, misalnya menanam jagung atau kedelai.

“Tujuannya untuk menghilangkan hama yang ada, namun usulan itu menjadi pertimbangan petani sebab sebagian besar padi sudah ditanam terlebih dahulu,” jelasnya.

Solusi lainya kata Pratiwi, melaksanakan tanam serentak agar hama dapat diperkecil penyebarannya.

“Kami akan terus mengawasi agar panen tahun ini bisa berhasil,” tandas Pratiwi. (hik)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top