Berita Boltim

Ratusan Pohon Cengkih di Tujuh Kecamatan Boltim, Bakal Gagal Panen

Ratusan Pohon Cengkih di Tujuh Kecamatan Boltim, Bakal Gagal Panen Berita Boltim Berita Nasional
Kroniktotabuan.com

BOLTIM – Ratusan pohon tanaman cengkih pada lahan seluas 312 hektar di tujuh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara, tahun ini bakal gagal panen.

Penyebabnya adalah, usia tanaman sudah tidak produktif lagi, rusak dan tidak menghasilkan buah.

Menurut Kepala Bidang Perkebunan, Kusno Mamonto, tanaman cengkih yang rusak di Boltim, berada di lahan seluas 312,18 hektar tepatnya di Desa Bai Kecamatan Nuangan.

Menurut Kusno, kerusakan tanaman ini biasanya dipicu kurangnya perawatan atau pemeliharaan dari petani.

“Sudah ada sebagian lahan cengkeh ini dilakukan peremajaan dan rehabilitasi. Tahun 2018 lalu rehabilitasi 200 hektar dan peremajaan 100 hektar,” kata Kusno, Senin (19/6/2019).

Berdasarkan data tahun 2017 di Dinas Pertanian Boltim, total cengkih berada di lahan seluas 4.949, 11 hektar dengan rincian, yang belum menghasilkan 2,514,64 hektar sedangkan menghasilkan 2,122, 25 hektar.

“Walaupun ada beberapa hektar lahan yang bakal gagal panen, namun tahun ini bisa dipastikan produksi mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Sedangkan hasil prduksi cengkih tahun 2017 mencapai 879,56 ton.

“Kemungkinan angka ini akan mengalami kenaikan di tahun 2019. Mengingat 2018 hanya beberapa lahan cengkeh berbuah. Saya pastikan, tahun ini ada kenaikan signifikan. Karena sebagi besar cengkeh berbuah secara keseluruan,” ujar Kusno.

Lanjut dia, tahun ini ada bantuan bibit dari Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 21 ribu. Dia berharap bantuan ini bisa meningkatkan produksi cengkih.

Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Boltim, Soetiono mengatakan, ada tiga wilayah Kecamatan yang paling besar lahan tanaman cengkih, yakni Modayag 1.381,97 hektar, Nuangan 1.298,69 hektar dan Tutuyan 1.105,87 hektar.

“Kami akan terus kembangkan tanaman ini. Sebab salah satu komoditi unggulan di Boltim yakni cengkih dan kelapa,” ujar Soetiono. (hik)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top