Berita Daerah

BPKD Peringatkan Pengusaha yang cabut Mesin e-Tax

Kroniktotabuan.com
BPKD Peringatkan Pengusaha yang cabut Mesin e-Tax Berita Daerah Berita Kotamobagu

Rio Lombone

KOTAMOBAGU- Mesin e-Tax di sejumlah tempat usaha di Kotamobagu disinyalir sering kali tidak dipakai oleh para pelaku usaha, khususnya di restoran atau rumah makan. Alat kontrol pajak secara online yang dipasang melalui mesin kasir (cash register) diduga sering dicabut pemilik usaha saat terjadi transaksi pembayaran oleh konsumen.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu Rio Lombone, Jumat (6/10/2017).

“Ada beberapa restoran yang sering mencabut e-Tax ini. Itu terlihat di server yang ada di kantor kami,” ungkapnya.

Menurut Rio, e-Tax ini adalah sistem monitoring pajak secara online yang dilakukan oleh instansi yang diberikan kewenangan di bidang perpajakan, kepada wajib pajak dalam rangka peningkatan potensi penerimaan daerah.

“Jika dicabut mesin ini, otomatis tidak akan terekam jumlah besaran pajak dari setiap kali transaksi di tempat usaha yang dibayarkan oleh konsumen. Tentu merugikan daerah,” tuturnya.

Rio mengatakan, rumah makan tersebut sudah terdata sesuai data server. Ia menegaskan, akan memberikan sanksi kepada para pelaku usaha apabila hal tersebut masih terjadi.

“Tidak hanya diberikan peringatan saja. Tapi bisa saja tempat usaha itu izinnya kami cabut. Ya, usaha itu ditutup,” tegasnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui BPKD telah memasang mesin e-tax di 25 tempat usaha, yang terdiri dari rumah makan, hotel dan tempat hiburan. (vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top