.
Berita Bolmong

Enam Korban Tewas Sekaligus, Kapolres: Tambang Ilegal di Bakan Kita Tutup

Enam Korban Tewas Sekaligus, Kapolres: Tambang Ilegal di Bakan Kita Tutup Berita Bolmong Berita Daerah
Proses pencarian terhadap para korban yang tertimbun di PETI Bakan. (ist)
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), memakan korban, Minggu (3/6/2018) kemarin.

Enam nyawa penambang hilang sekaligus karena tertimbun longsoran material di dalam lubang.

Ke enam korban adalah Rian Mamonto (26), Adi Mokodompit (26), Wiro Ketangrejo (20-an), Dodo Mamonto (40-an), Didi Lenda (45) dan Molan Mamonto (48). Nama terakhir hingga Senin (4/6/2018) dini hari, belum ditemukan. Petugas gabungan masih terus melakukan pencarian. Semuanya warga Desa Bakan.

Peristiwa ini mendapat perhatian serius Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan. Kepada wartawan, Kapolres mengatakan, langsung menutup lokasi tambang ilegal tersebut.

“Lokasi tambang langsung kami pasangi garis polisi. Kita tutup aktivitas tambang di sini,” tegas Siahaan.

Tak hanya tambang milik Michael Potabuga yang menjadi lokasi tewasnya enam penambang, tetapi juga lokasi lain di sekitarnya.

“Pemilik tambang yang menimbulkan korban jiwa ini akan kita proses hukum,” katanya.

Diketahui, kemarin sekira pukul 15.00 Wita, tambang yang diketahui milik Michael Potabuga, warga Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, longsor. Material menutupi lubang tempat mengambil material.

Saat longsor terjadi, enam penambang yang jadi korban sedang beraktivitas di dalam lubang. Mereka semua tewas tertimbun material. (rza)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top