Berita Daerah

Pemkot Fokus Kembangkan Kopi sebagai Produk Unggulan Daerah

Pemkot Fokus Kembangkan Kopi sebagai Produk Unggulan Daerah Berita Daerah Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

 

Pemkot Fokus Kembangkan Kopi sebagai Produk Unggulan Daerah Berita Daerah Berita Kotamobagu

Workshop aktualisasi penguatan sistem inovasi daerah.

KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar workshop aktualisasi penguatan sistem inovasi daerah (SIDa), Senin (4/12/2017).

Workshop digelar  di kantor.Bappelitbangda Kotamobagu tersebut tujuannya untuk menjalankan visi dan misi pemerintah  guna mengembangan produk unggulan daerah secara efektif dan efisien.

“Kegiatan ini adalah langkah untuk menghasilkan ekonomi berkualitas secara berkelanjutan. Serta mengembangkan daya saing ekonomi produk unggulan kopi organik melalui pengembangan inovasi,” kata Kepala Bidang Litbang, Fenty Mifta.

Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotamobagu,  Gunawan Damopolii saat membuka workshop ini menyampaikan, kegiatan ini sangat penting dan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah harus meningkatkan daya saing produk unggulan daerah melalui inovasi-inovasi terbaru, guna meningkatkan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan inovasi produk unggulan daerah kopi organik kotamobagu,” kata Gunawan.

Gunawan menambahkan, kopi organik Kotamobagu telah manjadi salah satu komoditas unggulan daerah yang ditawarkan di pasaran dan telah merebut minat konsumen.

“Untuk itu diperlukan inovasi-inovasi terbaru guna mendukung pengembangan produk unggulan tersebut,” pungkasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappelitbangda Kotamobagu dihadiri Asisten II Setda Kotamobagu Gunawan Damopolii, Kepala Bappelitbangda Kotamobagu Sofyan Mokoginta,  nara sumber dari Badan Litbang Kemendagri DR.Herry Saksono, Fitriya Yulias Mara dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, camat, lurah/sangadi, akademisi, pelaku usaha, perwakilan mahasiswa serta lembaga keuangan dan perbankan di Kotamobagu. (*/rez)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top