.
Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri
Berita Daerah

Pemkot Temukan Bra Diduga Mengandung Bahan Penyebab Kanker Payudara di Toko Paris

Pemkot Temukan Bra Diduga Mengandung Bahan Penyebab Kanker Payudara di Toko Paris Berita Daerah Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com
Pemkot Temukan Bra Diduga Mengandung Bahan Penyebab Kanker Payudara di Toko Paris Berita Daerah Berita Kotamobagu

Disperdagkop-UKM melakukan pemeriksaan di Abdi Swalayan, namun tim tidak menemukan adanya bra diduga mengandung zat berbahaya di toko ini.

KOTAMOBAGU– Isu yang beredar lewat media sosial (Medsos) tentang bahan yang digunakan pada bra bercampur butiran persis mutiara, diduga silikon yang memicu terjadinya kanker payudara membuat masyarakat Kotamobagu resah.

Pemkot Kotamobagu langsung merespon informasi tersebut dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pakaian dalam wanita ini di sejumlah toko pakaian.

“Kami mendapat informasi tersebut dan ada beberapa warga yang menghubungi kami untuk segera melakukan pemeriksaan. Sidak ini kami melibatkan pihak Satpol-PP,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdagkop dan UKM), Herman Aray, Selasa (27/2/18).

Lanjut Aray, pihaknya melakukan uji sampel di Dinas Kesehatan Kotamobagu untuk mengetahui indikasi bahan berbahaya pada bra.

“Beberapa supermarket kami periksa dan di supermarket paris kami dapat seperti yang dikabarkan di media. Babuk yang ditemukan akan kami periksa di dinas terkait apakah berpengaruh pada kesehatan. Jenis bra yang ditemukan bermerek China,” tutur Aray.

Ia menegaskan, jika hasil uji positif berbahan berbahaya, pihak toko maupun supermarket tersebut akan dikenakan sanksi.

“Barangnya kami tahan. Pemilik akan diberikan sanksi moral bersifat teguran karena baru ditemukan hari ini. Bagi masyarakat agar dapat melaporkan jika menemukan ada produk yang terindikasi memiliki bahan ini agar kami segera menindaknya dan melakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (rza)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top