Berita Daerah

Putra BMR Irvan Basri, Ketua Bidang Politik DPP Hanura

Putra BMR Irvan Basri, Ketua Bidang Politik DPP Hanura Berita Daerah Berita Nasional Berita Politik Sulut
Kroniktotabuan.com

JAKARTA – Irvan Basri (Ibas) politisi muda kebangaan masyararakat dan generasi di Sulawesi Utara, lebih khusus generasi perubahan di Bolaang Mongondow Raya, kini resmi menjadi Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Ibas adalah politisi yang lahir dari rahim aktifis pergerakan. Menurutnya, tanggungjawab sebagai pengurus DPP Hanura adalah amanah besar.

“Ini adalah tugas sekaligus amanah besar yang harus diemban sepenuh tenaga, fikiran, dan hati. Bekerja membangun Hanura bersama seluruh keluarga besar Hanura se-Indonesia,” kata Ibas, Senin (13/01/2020).

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Benny Rhamdani dan Ketum DPP Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) karena telah memberikan kepercayaan padanya untuk turut abdil membesarkan partai dan melaksanakan pengabdian pada Bangsa dan Negara. Terlebih bagi masyarakat Indonesia.

“Terima kasih saya sampaikan pada abang Benny Rhamdani yang saat ini sebagai wakil ketua umum bidang OKK dan bapak Oesman Sapta Odang/OSO, Ketua Umum DPP Hanura, yang telah memberi kepercayaan kepada saya sebagai ketua bidang politik DPP Hanura,” ujarnya.

Menurutnya, sikap pimpinan Hanura memberikan ruang dan kepercayaan kepada banyak politisi muda menjadi pengurus teras di DPP, bukti jika Hanura tengah serius menyiapkan regenerasi politik dan pembangunan partai yang kuat di masa depan.

Ibas pun mengemukakan alasan dirinya bergabung dengan Hanura. Saat pemilu legislatif 2019 kata Ibas, dia dan Kawan Perubahan, kampanye menolak politik dinasti. Sebab, akan jadi ‘parasit’ dalam demokrasi.

“Kita perlu standar rekrutmen kepemimpinan politik. Tidak menurut hubungan genetik, keluarga, dan klan tertentu. Benar-benar didasarkan pada kapasitas. Saya bersimpati ke Hanura, salah satunya karena hal ini, reritokrasi. Ya, standar kepantasan.Ini dasar penting,” urainya.

Baca Juga :  Terima Laporan Bantuan PKH di Langagon Dipotong, Yasti Berang

Dia menjelaskan, komposisi aktor politik dalam partai di Indonesia, harus mumpuni.

“Partai benar-benar bersifat Nasional. Tak direduksi pada satu golongan, satu daerah, atau identitas tertentu. Struktur partai politik representasi proses integrasi Indonesia. Bukan sebaliknya mereduksi Indonesia jadi dagelan politik satu kelompok saja,” tegasnya.

Selain itu kata Irvan Basri, jiwa Keadilan Nasional harus ditegaskan. Pembangunan perlu dikawal agar adil secara sosial dan merata di seluruh wilayah.

“Pemerintah tengah bekerja merealisasi harapan ini. Partai memastikannya berlangsung konsisten di seluruh Indonesia. Tak lagi “numpuk” disatu titik saja. Era dimana Indonesia Timur ditempatkan sebagai “halaman blakang”, sudah berakhir,” papar Irvan Basri.

Dia menandaskan, yang perlu disadari adalah problem politik dinasti, meritokrasi, dan keadilan wilayah.

Masuknya Ibas pada struktur DPP Hanura, mempertegas bahwa kader BMR mampu menjadi politisi level Nasional. Hal ini dibuktikan pula dengan jejak karir politik seniornya, Benny Rhamdani.

“Itu hal pokok dalam politik Indonesia,” kata Ibas yang juga Wasekjen DPP KNPI. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top