Berita Daerah

Semifinal Walikota Cup, Wasit Jangan Memihak

Semifinal Walikota Cup, Wasit Jangan Memihak Berita Daerah Berita Kotamobagu Berita Olahraga
Kroniktotabuan.com

 

Semifinal Walikota Cup, Wasit Jangan Memihak Berita Daerah Berita Kotamobagu Berita Olahraga

Publik sepakbola BMR berharap wasit memimpin laga semifinal Walikota Kotamobagu Cup 2 bekerja profesional. (F: Istimewa)

KOTAMOBAGU- Semifinal pertama Walikota Kotamobagu Cup 2 mempertemukan Persin vs AMYS Bakan sore nanti di Stadion Nunuk Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Laga ini sudah ditunggu ribuan pecinta sepakbola di Bolaang Mongondow Raya (BMR) bahkan Sulawesi Utara (Sulut). Taburan bintang sepakbola nasional di masing-masing tim adalah penarik.

Karenanya, banyak pihak berharap laga nanti berjalan normal tanpa insiden kericuhan dan sebagainya yang bisa menciderai nilai-nilai dalam sepakbola.

Biasanya menjadi pemicu adalah karena tidak profesionalnya wasit hingga perangkat pertandingan yang bertugas. Keberpihakan wasit kepada salah satu tim acap kali menjadi penyebab.

David Reza Wulur, mantan wasit PSSI Kotamobagu meminta Askot terutama bidang penugasan wasit, agar menurunkan wasit yang berkualitas baik, cakap, tegas, serta tidak memihak dalam memimpin pertandingan semifinal sore nanti.

“Penugasan paket wasit utama serta dua asisten wasit (AW) harus berdasarkan pengamatan inspektur wasit (IW) selama wasit-wasit bertugas pada babak penyisihan. Jangan hanya mengedepankan faktor like dan dislike saat menugaskan,” kata David.

Mantan wasit pemegang lisensi C3 PSSI tahun 2007 ini menambahkan, publik sepakbola juga wajib mengamati cara wasit bertugas di lapangan.

“Saya juga berharap publik mengawal jangan sampai terjadinya main mata antara perangkat pertandingan yaitu wasit dengan official tim. Biasanya yang seperti itu terjadi 20 menit terakhir, keputusan perangkat pertandingan bisa memihak kepada salah satu tim,” ungkapnya.

“Mari kita kawal bersama supaya turnamen Walikota Kotamobagu Cup 2 berjalan sesuai harapan Ibu Walikota. Yakni turnamen yang sehat, mengedepankan fair play dan tidak dicorengi oleh oknum yang merusak marwah sepakbola itu sendiri,” pungkasnya. (vdm)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top