Berita Daerah

Suka Pakai Akun Palsu? Siap-Siap Pemkot Kotamobagu Sudah Bisa Deteksi

Suka Pakai Akun Palsu? Siap-Siap Pemkot Kotamobagu Sudah Bisa Deteksi Berita Daerah Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com
Suka Pakai Akun Palsu? Siap-Siap Pemkot Kotamobagu Sudah Bisa Deteksi Berita Daerah Berita Kotamobagu

Ilustrasi.

KOTAMOBAGU– Penyalahgunaan media sosial (Medsos) untuk kepentingan menyebar informasi sesat (Hoax) di Kotamobagu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Apalagi belakangan ini hoax sudah mulai menyasar pada sentimen suku, ras dan agama (SARA) yang dikhawatirkan bisa memecah belah keberagaman di Kotamobagu.

Untuk mendeteksi sekaligus memberi efek jera kepada pengguna medsos yang suka menebar hoax, Diskominfo Kotamobagu kini sedang mengembangkan satu aplikasi khusus. Aplikasi yang dikembangkan untuk mendeteksi pengguna medsos yang suka menebar hoax

Kepala Diskominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar mengatakan, Februari mendatang sistem dan aplikasi itu akan rampung.

“Dengan teknologi yang kita kembangkan ini, akan dapat mampu mendeteksi pengguna akun palsu di media sosial, nomor handphone atau sejenisnya yang selalu menyebar informasi hoax, penipuan, bahkan hal-hal yang berbau SARA,” ujar Yani ditemui Kronik Totabuan di kantornya, Kamis (4/1/2018).

Lebih jauh Yani menjelaskan, sistem dan aplikasi tersebut akan bisa mendeteksi pengguna akun palsu sekalipun akun tersebut sedang dalam keadaan tidak aktif.

“Akan tetap diketahui. Bahkan, jika akun medsos dinonaktifkan atau nomor handphone dibuang, tetap bisa diketahui siapa orang tersebut. Mulai dari waktu posting, pengiriman pesan, lokasi dan identitas orang itu akan terbaca oleh sistem ini,” ungkapnya.

Sebagai dasar hukum penggunaan sistem dan aplikasi tersebut, Pemkot Kotamobagu akan membuat perjanjian kerjasama (Momerandum of Understanding) dengan kepolisian terkait dengan penanganan tindak kejahatan melalui medsos.

“Terkait pelaksanaanya kami akan berkoordinasi dengan kepolsian. Sehingga jika oknum kita dapati maka langkah hukum akan dilanjutkan ke tingkat kepolsian untuk prosesnya,” pungkasnya. (rza)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top