Berita Ekonomi

Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan ke Level 14.195 per Dolar AS

Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan ke Level 14.195 per Dolar AS Berita Ekonomi
rupiah terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS)
Kroniktotabuan.com

Jakarta – Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berlanjut pada perdagangan pagi ini, Rabu, 23 Januari 2019. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka terapresiasi 25 poin atau 0,18 persen  di level Rp 14.195 per dolar AS.

Pada perdagangan sehari sebelumnya, nilai tukar rupiah mampu rebound terhadap dolar AS dengan ditutup terapresiasi 7 poin atau 0,05 persen di posisi Rp 14.220 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama pagi ini terpantau naik tipis 0,01 persen atau 0,009 poin ke level 96,312 pada pukul 07.55 WIB. Pergerakan indeks dolar sebelumnya dibuka naik hanya 0,012 poin di level 96,315, setelah pada perdagangan Selasa lalu berakhir terkoreksi 0,03 persen atau 0,033 poin di posisi 96,3.

Sebelumnya pada hari Selasa lalu, nilai tukar rupiah mampu rebound terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangannya. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 7 poin atau 0,05 persen di level Rp14.220 per dolar AS dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin lalu, nilai tukar rupiah ditutup terdepresiasi 49 poin atau 0,35 persen di level Rp 14.227 per dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai rebound dari pelemahannya ketika dibuka terapresiasi 18 poin atau 0,13 persen di level Rp14.209 per dolar AS dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di level Rp 14.185 – Rp 14.228 per dolar AS.

Selain rupiah, hanya mata uang yen Jepang yang terapresiasi terhadap dolar AS sebesar 0,2 persen. Sebaliknya, mata uang lainnya di Asia terpantau melemah terhadap dolar AS siang ini, dipimpin ringgit Malaysia yang terdepresiasi 0,46 persen.(*)

tempo/bisnis

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top