Berita Hukum

Polisi Kantongi Identitas Satgas JaDi-Jo yang Aniaya dan Rusak Mobil Kerabat Nayodo

Polisi Kantongi Identitas Satgas JaDi-Jo yang Aniaya dan Rusak Mobil Kerabat Nayodo Berita Hukum
Suasana di Kelurahan Upai dini hari tadi setelah terjadi pengadangan, penganiayaan dan pengrusakan mobil oleh satgas JaDi-Jo.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU- Kasus penganiayaan dan perusakan mobil milik kerabat Nayodo Koerniawan di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, oleh Satgas pasangan Jainuddin Damopolii- Suharjo Makalalag (JaDi-Jo), pada Selasa (26/6/2018) dini hari, diseriusi kepolisian.

Kapolres Bolmong, AKBP Gani Fernando Siahaan mengatakan, polisi telah menerima laporan dari korban dan langsung menindaklanjutinya.

“Saat ini laporan sedang diproses. Identitas para pelaku sudah dikantongi dan dalam pengejaran,” kata Siahaan saat dikonfirmasi wartawan.

Teguh Kemal Kangiden (Boi) dan Zulfikar Gaib sebagai korban dalam kasus tersebut resmi melapor ke Polres Bolmong beberapa saat setelah peristiwa pengadangan, penganiayaan dan perusakan mobil terjadi.

Keduanya juga tak lupa berterima kasih kepada sejumlah warga di Kelurahan Upai yang malam itu membantu melerai sehingga para Satgas tersebut tidak bertindak lebih anarkis lagi.

“Kalau tidak warga saat itu, bisa saja mobil kami mereka bakar dan kami mereka perlakukan lebih kasar lagi,” ucap keduanya.

Diketahui, dini hari tadi Zulfikar dan Boi melintas di Desa Pontodon dengan mini bus Toyota Inova DB 801 K. Tiba-tiba mereka dikejar sekelompok orang dengan sepeda motor.

Keduanya kemudian melewati jalur eleba yang terhubung dengan Kelurahan Upai. Hampir tiba di perbatasan Upai-Biga, mobil mereka diadang mobil Toyota Avanza berwarna putih. Di dalam berisi sejumlah orang yang mengaku Satgas JaDi-Jo.

Mereka (Satgas) mengeluarkan Zulfikar dan Boi secara paksa dari mobil. Boi bahkan sempat ditendang di bagian paha. Mereka kemudian menggeledah mobil dengan alasan mencari uang money politics. Merasa apa yang mereka cari tidak ada, mobil jadi sasaran keganasan. Terjadilah perusakan bahkan kunci mobil pun dipatahkan oleh mereka.

Beruntung malam itu sejumlah warga Upai yang sedang menonton sepakbola langsung datang menghentikan aksi para pelaku. Kemudian para pelaku melarikan diri dan tak lama kemudian puluhan anggota polisi datang.

Boi dan Zulfikar yang menjadi korban dalam kasus ini merupakan kerabat dekat Nayodo Koerniawan, calon Wakil Walikota Kotamobagu yang berpasangan dengan Tatong Bara. Karenanya, dia juga berharap polisi segera mengusut dan menangkap para pelaku.

“Mereka sudah secara membabi buta menyerang orang, menggeledah mobil yang melintas. Ini ada apa? Harus diusut. Pasti ini ada yang mendesain atau menyuruh,” kata Nayodo kesal. (tr1/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top