Berita Hukum

Tarsius dan Bogani Bekuk Pencuri RM Padang Raya Bitung

Tarsius dan Bogani Bekuk Pencuri RM Padang Raya Bitung Berita Hukum
Kroniktotabuan.com
Tarsius dan Bogani Bekuk Pencuri RM Padang Raya Bitung Berita Hukum

Tsk pencurian di Bitung dibekuk Team Bogani

KOTAMOBAGU – Tim Bogani Satya Haprabu Polsek Kotamobagu mengamankan seorang pelaku pencurian berinisial F alias Fadli, 27, warga Desa Molibagu, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Rabu (6/9) sekira pukul 03.00 Wita.

Penangkapan tersebut merupakan kolaborasi dengan Tim Tarsius Polsek Maesa Bitung. Fadli adalah pelaku pencurian uang Rp30 juta di Rumah Makan Padang Raya Kelurahan Pakadoodan, Maesa Bitun.

“Pelaku kami tangkap di kediamannya. Saat itu dirinya sedang tidur, sehingga pelaku tidak bisa berbuat apa-apa saat ditangkap,” ujar Kepala Tim Bogani, Bripka Toto Suriawan Monoarfa.

Menurut Toto, timnya diminta oleh Polsek Maesa untuk ikut mencari pelaku, karena lebih mengenal wilayah tempat pelaku bersembunyi. Setelah mendapatkan izin dari Kapolsek Kompol Ruswan Buntuan, timnya langsung bergerak menemani Tim Tarsius.

“Pelakunya kami bawa ke Polsek Kotamobagu untuk diinterogasi, dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Maesa,” jelas jebolan Diktukba SPN Karombasan Tahun 1999 ini.

Pelaku sendiri adalah karyawan Rumah Makan Padang Raya yang baru bekerja selama dua bulan. Pelaku mendapatkan kesempatan melakukan pencurian saat rumah makan ditinggal pemiliknya.

Pelaku kemudian dilaporkan ke Polsel Maesa berdasarkan laporan polisi bernomor : LP / 275 / IX / 2017 / Sek-MAESA tertanggal 3 September 2017 yang dibuat oleh Achmad Bimantara, 19, pencurian itu terjadi sehari sebelumnya, Sabtu (02/9) sekira pukul 18.00 WITA.

Kecurigaan pelapor yang melakukan pencurian itu adalah karyawannya sendiri adalah setelah sempat melihat tas punggung miliknya digunakan pelaku pada postingan di facebook.

“Informasi, saat itu pelapor pergi keluar rumah karena ada urusan penting, dengan meninggalkan pelaku sendirian di dalam rumah makan. Namun sekembalinya, didapati rumah dalam keadaan berantakan, sedangkan pelaku sudah menghilang,” kata Achmad.

“Saat dicek, uang sejumlah Rp 30 juta yang disimpan di lemari dalam kamar sudah raib,” katanya. (rez/rab)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top