Berita Kotamobagu

Agar Tak Jadi Korban, Warga BMR Harus Kenali 7 Ciri-Ciri Investasi Bodong Ini!

Agar Tak Jadi Korban, Warga BMR Harus Kenali 7 Ciri-Ciri Investasi Bodong Ini! Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Akhir- akhir ini warga Bolaang Mongondow Raya (BMR) dihebohkan dengan kasus investasi bodong atau donor uang. Ratusan orang sudah melapor ke Polres Kotamobagu.

Nah, agar warga BMR tidak mudah tertipu dengan investasi bodong, maka penting mengenali bagaimana ciri investasi yang tidak sesuai aturan tersebut.

Kewaspadaan dan kecermatan mengenali ciri-ciri investasi bodong haruslah dilatih sedini mungkin.

Baca Juga: Investasi Bodong Makan Korban di Dumoga. Para Korban Diimingi Bunga 75- 90 Persen

Baca Juga: Nayodo Minta Warga Kotamobagu Tidak Percaya Investasi Bodong

Agar lebih memahami ciri-ciri investasi bodong, 7 modus berikut ini seperti dilansir laman detik.com juga perlu dikenali, di antaranya:

Membayar Kewajiban Uang Muka

Pelaku investasi bodong seringkali meminta uang muka, dengan iming-iming keuntungan yang berlipat. Mereka juga akan meyakinkan Anda bahwa besarnya jumlah uang yang disetorkan akan menghasilkan keuntungan yang semakin tinggi.

Iming-iming Keuntungan Melalui Keputusan yang Mendesak

Upaya memengaruhi yang dilakukan pelaku investasi bodong juga bisa menyerang cara-cara Anda mengambil keputusan. Mereka akan meminta dan mendesak Anda untuk segera bergabung, melalui prospek keuntungan yang tampak muluk. Misalnya dengan memberi batas waktu yang singkat sehingga muncul kesan mendesak dan pengambilan keputusan yang terburu-buru.

Dijanjikan Pendapatan Hasil Investasi dalam Waktu Singkat

Selain propsek keuntungannya yang tampak muluk, kebanyakan pelaku investasi bodong juga akan meyakinkan bahwa keputusan mendesak Anda akan berbuah manis dalam waktu singkat. Harapan palsunya bisa dijanjikan dalam satu atau tiga bulan. Padahal tidak semua jenis investasi bisa berbuah manis dalam tempo yang sesingkat itu.

Return Tinggi tapi Minim Risiko

Mempertanyakan risiko ketika akan berinvestasi adalah hal lumrah. Akan tetapi berhati-hatilah jika risiko yang dijanjikan dari return terlampau besar, ternyata sangat minim. Bisa jadi ini cara ilegal pelaku investasi bodong untuk secepat mungkin mendapat persetujuan Anda saja.

Produk Investasinya Menawarkan Pilihan Level

Pelaku investasi bodong akan menawarkan produk dengan berbagai pilihan level. Istilah paket paling umum yang akan ditawarkan yakni paket silver, gold, dan platinum. Setiap level punya kewajiban berbeda yang seolah menjanjikan keuntungan berlipat berbeda pula.

Legalitas yang Meragukan, bahkan Tidak Mengantongi Izin

Berbagai modus investasi bodong mungkin dapat dihindari lebih cepat, jika Anda langsung mengenali keraguan latar belakang dari si pelaku. Kumpulkanlah informasi sebanyak mungkin tentang riwayat perusahaan, detail produk investasi, cara pemasaran, serta pencatatannya di Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), maupun Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti).

Pengelolaan Sumber Dana Tidak Jelas

Para pelaku investasi bodong biasanya mengelola uang investasi dengan skema ponzi atau money game. Skema ini menjalankan proses pembagian keuntungan pada nasabah dengan memakai uang milik investor baru. Jadi sebenarnya ini hanya akal-akalan perputaran uang saja.

(dtc/zha)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top