Manguni
Dpc Pdip Kotamobagu
Askar Bercita-cita Menjadi Duta Sampah Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU – Setiap anak yang mulai mengenal dunia pendidikan, memahami lingkungan dan alam sekitar, tentu memiliki cita-cita yang ingin dia kejar. Seperti halnya Rausyan Fikra Al Askary Kobandaha, siswa kelas II SDIT An-Nahl Kotamobagu. Askar begitu nama dia dipanggil sehari-hari, memiliki keinginan kuat menjadi Duta Sampah.

Anak pertama dari Abdul Bahri Kobandaha SE dan Dian Ekawati Maani SS ini, mengatakan, dia juga ingin mengajak teman-temanya agar tetap menjaga kebersihan dimana pun berada. Apalagi pada masa Pandemi Virus Covid-19 saat ini.

Askar Bercita-cita Menjadi Duta Sampah Berita Kotamobagu

Askar menuturkan, menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan rumah, sekolah dan di tempat-tempat umum.

“Karena menjaga kebersihan sebagian dari iman,” kata Askar saat ditemui Rabu (10/6/2020).

Askar juga berterima kasih kepada Guru-guru SDIT An-Nahl yang banyak membimbing dia dalam mewujudkan cita-citanya.

“Saya berterima kasih pada ustadzah di sekolah yang selalu membimbing saya dalam belajar, menghafal ayat Alquran dan mengajarkan pada kami tentang menjadi anak baik dan berbakti pada orang tua, serta selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar,” ujar Askar.

Askar Bercita-cita Menjadi Duta Sampah Berita Kotamobagu

Selain itu kata Askar, sampah yang diolah dengan benar, akan menghasilkan uang.

“Sampah bisa menghasilkan uang dan bisa kita tabung uangnya,” ujar Askar.

Bukan itu saja, menurut Askar, dengan membuang sampah pada tempatnya, atau di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), berarti telah memberikan kesempatan kepada yang lain untuk bisa menjadikan sampah sebagai sumber pendapatan.

“Pemulung bisa mendapatkan manfaat dari sampah yang kita buang di TPA. Dengan begitu kita sudah membantu sesama, membantu mereka mendapatkan sumber-sumber penghidupan. Mari kita buang sampah pada tempatnya agar bermanfaat bagi orang lain,” ajak Askar.

Askar Bercita-cita Menjadi Duta Sampah Berita Kotamobagu

Kedua orang tuanya, Abdul Bahri Kobandaha dan Dian Ekawati Maani, memberikan dukungan terhadap cita-cita anak mereka.

Baca Juga :  12 Jam Kotamobagu Tanpa Listrik, Manager PLN Bilang Begini!

“Apa pun yang menjadi cita-cita anak kita, harus kita dukung, arahkan dan bantu wujudkan. Setiap anak bebas dan merdeka bercita-cita,” kata Abdul Bahri, ayah Askar.

Akan halnya Ibunya, Dian Ekawati Maani.
“Cita-citanya cukup menggugah. Menjadi pukulan bagi saya juga sebagai orang tua. Apalagi untuk kepedulian pada sampah,” ujar Dian.

Dian menjelaskan, kepedulian anaknya terhadap sampah agar tidak dibuang sembarangan, patut menjadi contoh bagi yang lainya.

“Tidak mudah membentuk karakter seseorang agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan. Cita-cita menjadi duta sampah hal yang sangat positif,” katanya.

Askar Bercita-cita Menjadi Duta Sampah Berita Kotamobagu

Diketahui, ada dua jenis sampah, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah jenis sampah yang bisa diurai oleh mikroorganisme pengurai. Contohnya dedaunan, buah, sisa-sisa sayur atau sering disebut dengan sampah basah.

Kemudian sampah anorganik. Sampah anorganik yaitu jenis sampah yang sulit atau tidak bisa diuraikan oleh mikroorganisme pengurai, sehingga berpotensi merusak lingkungan seperti plastik, beling, seng, kaleng atau sering juga disebut dengan sampah kering.

Apabaila sampah tidak dikelola dengan baik dan benar, berpotensi merusak lingkungan, pencemaran baik pada tanah, air atau pun udara. (fen)

 

Biodata Diri
Nama : Rausyan Fikra Al Askary Kobandaha
Lahir : 12 Mei 2012
Zodiak : Taurus
Kelas : II SDIT An-Nahl Kotamobagu

Orang Tua : 
Ayah : Abdul Bahri Kobandaha SE
Ibu : Dian Ekawati Maani SS

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top