Berita Kotamobagu

Cerita Sopir Bentor: Ramadan, Taman Kota Tetap Jadi Tempat Mabuk. Begini Tanggapan Kepala Satpol PP

Cerita Sopir Bentor: Ramadan, Taman Kota Tetap Jadi Tempat Mabuk. Begini Tanggapan Kepala Satpol PP Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Ramadan tidak membuat taman kota yang berada di pusat Kotamobagu, sepi. Setiap malam taman yang dibangun di era Bupati Bolaang Mongondow Marlina Moha Siahaan tersebut, tetap ramai.

Laki-laki dan perempuan tetap memadati taman tersebut hingga larut malam.

Sayangnya, karena pengawasan yang kurang maksimal dari instansi terkait, taman ini tetap menjadi tempat untuk mabuk-mabukan.

Seperti diceritakan Fadil Rahmat (31), warga Kotamobagu. Dia mengungkapkan, malam ke dua Ramadan, sekira pukul 00.30 Wita, dia melihat beberapa pemuda dan waria mabuk di tempat tersebut dan terlibat keributan.

“Waktu itu saya mau membeli makanan untuk sahur. Saat melintas di taman kota ada sekitar tiga pemuda dan satu waria sempat ribut. Mereka sudah mabuk,” ujar pengendara Bentor ini kepada Kronik Totabuan, Selasa (7/5/2019).

Ia pun meminta kepada pihak terkait agar dapat memperhatikan dan mengawasi aktivitas masyarakat di di taman kota pada malam hari selama Ramadan.

Dia khawatir karena minimnya juga penerangan dan pengamanan, sehingga oleh oknum-oknum tertentu taman kota sering dijadikan tempat maksiat.

“Tidak boleh didiamkan saja. Apalagi ini bulan suci Ramadan. Saya harap ada tindak lanjut dari pemerintah melalui instansi terkait,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Satpol PP Sahaya Mokoginta mengatakan jika hampir setiap malam anggotnya melakukan pemantuan di lokasi tersebut. Selain itu, tidak ada masalah jika taman kota dijadikan tempat berkumpul.

“Selalu kita pantau, tidak apa-apa jika banyak warga yang berkumpul di sana.  Asalkan jangan melakukan kegiatan miras dan hal-hal negatif. Informasi ini juga akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya.(sav)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top