Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu
Berita Kotamobagu

Dua PDP Virus Korona di Kotamobagu Adalah Perempuan, Baru Tiba dari Jakarta

Dua PDP Virus Korona di Kotamobagu Adalah Perempuan, Baru Tiba dari Jakarta Berita Kotamobagu
Tanty Korompot
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Anjuran pemerintah agar warga Kotamobagu beraktivitas di rumah dan tidak bepergian ke luar daerah harus diikuti untuk kebaikan bersama.

Karena jika banyak beraktivitas di luar dan menghadiri kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, potensi terjangkit virus akan semakin besar.

Baca Juga: Manajemen Benarkan 1 PDP Diisolasi di RSUD Kotamobagu

Apalagi jika bepergian ke daerah yang terdapat banyak kasus positif, akan semakin rawan.

Contohnya yang menimpa dua warga Kotamobagu yang saat ini diisolasi di rumah sakit. Satu pasien di RS Kandouw Manado, dan satu lagi di RSUD Kotamobagu.

Keduanya saat ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Korona.

Dua PDP Virus Korona di Kotamobagu Adalah Perempuan, Baru Tiba dari Jakarta Berita Kotamobagu

Informasi diperoleh Kronik Totabuan, kedua orang PDP berjenis kelamin perempuan. Mereka sebelumnya baru saja datang dari Jakarta.

Jakarta sekarang adalah daerah dengan kasus positif virus Korona terbanyak di Indonesia.

Setelah tiba dari Jakarta, keduanya menunjukan beberapa gejala yang mengharuskan mereka diisolasi di RSUD.

Dua PDP Virus Korona di Kotamobagu Adalah Perempuan, Baru Tiba dari Jakarta Berita Kotamobagu

Kabag Umum RSUD Kotamobagu, Yusrin Mantali, membenarkan bahwa dari informasi yang ada, kedua orang PDP tersebut sebelumnya melakukan perjalanan ke Jakarta.

“Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, satu pasien sudah dirujuk di Manado. Satu lagi diisolasi di RSUD Kotamobagu,” ungkap Yusrin, Minggu (22/3/2020) tadi malam.

Dia menambahkan, soal kelanjutan status dua orang PDP tersebut akan menunggu hasil pemeriksaan sampel yang sudah dikirim ke laboratorium yang ditunjuk Kementerian Kesehatan.

Masyarakat Kotamobagu tak perlu panik soal adanya dua orang PDP itu. Yang perlu dilakukan masyarakat, lanjut Yusrin, adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta mengikuti anjuran pemerintah.

“Hindari bepergian ke luar daerah, hindari keramaian, menerapkan social distancing, beraktivitas di rumah, dan memeriksakan kesehatan jika merasa tidak sehat. Itu kunci pencegahan virus ini,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot, Senin (23/3/2020), membenarkan keberadaan kedua orang PDP tersebut.

“Keduanya sedang diisolasi. Satu di RSUD Kotamobagu, satu lagi di RS Kandouw Manado,” kata Tanty. (nza)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top