Guru Mata Pelajaran dapat Sertifikat Berita Kotamobagu
Rukmi Simbala
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU- Mutu pendidikan di Kota Kotamobagu terus dibenahi. Salah satunya dengan mengikutsertakan 60 tenaga guru dalam ujian Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotamobagu Rukmi Simbala, melalui Sekretaris Disdik Kadri Bangol mengatakan, ujian PKB tersebut digelar langsung oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK).

“Ada 60 guru khusus mata pelajaran matematika sekolah dasar dan sekolah menengah pertama pada 2017 lalu. Nah, sekarang mereka dari pusat datang langsung untuk menyerahkan sertifikat kompetensi guru itu,” ungkap Kadri, Rabu (17/10/2018).

Menurutnya, Guru yang mengikuti ujian tersebut berdasarkan hasil seleksi dari Ujian Kompetensi Guru (UKG) beberapa Waktu lalu. “Jadi data gurunya sudah ada di kementerian, nama-nama guru yang di kirim ke kementerian itu sudah berdasarkan hasil UKG, jadi untuk lebih meningkatkan kompetensi guru, maka diberikan lagi pendidikan yang namanya itu PKB,” terangnya.

Menurut Kadri, pendidikan di suatu daerah akan lebih meningkat apabila kompetensi tenaga pendidiknya semakin baik. “Setelah mengikuti pendidikan tersebut, kemudian mereka mengikuti uji kompetensi. Jadi bisa kelihatan, kira-kira kompetensi guru itu seperti apa. Kemudian apakah dia sudah memenuhi syarat tingkat nasional, maka akan kelihatan di PKB tersebut. Seorang guru yang mengikuti itu harus mencapai nilai paling rendah 80, jadi kalau ada 100 soal, maka setidaknya harus 80 benar. Nah, mereka yang sudah punya sertifikat berarti sudah memenuhi syarat dan lulus dalam uji kompetensi itu,” papar Simbala.

Sementara itu, Kepala Seksi Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ardi Datundugon menambahkan 2017 lalu, pemerintah pusat memberikan bantuan untuk penyelenggaraan PKB tersebut. Untuk Kotamobagu sendiri mendapat tiga Kelompok Kerja Guru (KKG). Di mana satu kelompok terdiri dari 20 orang.

“Satu kelompok kerja di kelas bawah, yaitu kelas 1, 2 dan 3. Sedangkan dua kelompok kerja di kelas atas, yaitu kelas 4, 5 dan 6. Nah, mereka yang dapat bantuan dana dari pemerintah pusat untuk penyelenggaraan ujian PKB, sebesar 54 juta yang terbagi 3 kelompok. Sehingga masing-masing kelompok dapat 18 juta,” urai Ardi.

Tahun ini lanjutnya, P4KB bakal melakukan ujian PKB bagi guru khusus mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. “Kalau tahun lalu khusus Matematika yang diselenggarakan di Jogjakarta. Maka tahun ini khusus guru IPA akan diselenggarakan di Bandung,” pungkasnya. (*)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top